Bolatimes.com - Malaysia disarankan belajar sepak bola dari Timnas Indonesia atau Thailand yang lolos ke final Piala AFF 2020 oleh Lim Teong Kim.
Lim Teong Kim merupakan mantan pemain Malaysia sekaligus eks asisten pelatih Bayern Munich U-19.
Sementara Malaysia tersingkir dari gelaran Piala AFF 2020 seusai ditumbangkan Timnas Indonesia dengan skor 4-1.
Nah, menurut Lim Teong Kim, skuad Harimau Malaya perlu belajar satu atau dua hal dari Timnas Indonesia maupun Thailand.
Ia menyoroti gaya permainan Malaysia yang disebut belum terbiasa dengan adu fisik. Padahal, baginya hal itu lumrah di sepakbola modern.
"Malaysia bisa belajar satu atau dua hal dari Thailand dan Indonesia. Malaysia memainkan sepakbola non-kontak karena para pemain kami tidak terbiasa dengan permainan seperti ini," kata Lim seperti dikutip dari New Strait Times.
"Di Liga Malaysia jika bermain agresif biasanya menjurus ke arah perkelahian. Padahal ini biasa terjadi di sepakbola modern. Ini adalah bagian dari permainan, tetapi sebagian besar pemain Malaysia tidak terbiasa dengan adu fisik," imbuhnya.
Adapun untuk final Piala AFF 2020, Lim Teong Kim menyebut Thailand lebih berpotensi jadi juara ketimbang Timnas Indonesia.
"Thailand pandai menguasai bola. Mereka bisa bertarung, menendang, dan bermain kotor. Ini adalah syarat sukses dalam sepak bola internasional," ungkapnya.
Lim Teong Kim tercatat sempat memperkuat Timnas Malaysia dari 1982-1991. Bersama Harimau Malaya, ia menyabet medali emas SEA Games 1989.
Pria berusia 58 tahun itu lantas melanjutkan karier sebagai pelatih. Ia bergabung ke Bayern Munich U-19 dan menduduki jabatan sebagai asisten pelatih.
Ia lantas pulang kampung ke Malaysia dan menangani NFDP Malaysia pada 2013-2019.
Tag
Berita Terkait
-
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Kedatangan Rekan Baru, Eks AC Milan
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Jay Idzes Sah ke Sassuolo, Venezia Singgung Soal Profesionalisme
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Justin Hubner Bongkar Klub Indonesia yang Coba Goda Dirinya: Saya Tolak Lha!
-
Ada Cerita Lain yang Membuat Venezia Relakan Jay Idzes ke Sassuolo
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Mimpi Buruk Timnas Indonesia Bikin PSV Panen Cuan Rp37 Miliar
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus
-
Hari Ayah Paling Manis: Persija Menang Telak, Souza Kirim Ciuman untuk Putrinya
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Kemenangan Perdana Persib: Hodak Senyum, Semen Padang Tertunduk