Bolatimes.com - Kapten Timnas Thailand, Chanathip Songkrasin bersinar saat menghadapi Timnas Indonesia di leg pertama final Piala AFF 2020. Ada kisah mengharukan di balik penampilan bomber Thailand tersebut.
Sejauh ini, Chanathip Songkrasin telah mengoleksi empat gol di Piala AFF 2020, di mana dua di antaranya dilesakkan ke gawang Timnas Indonesia. Ia pun menempati jajaran top scorer.
Dijuluki Messi Thailand, pemain berusia 28 tahun itu menjadi mimpi buruk bagi rival skuad Gajah Perang. Perfomanya di lapangan kerap mengejutkan.
Namun, rupanya ada kisah mengharukan di balik aksi cemerlang Chanathip Songkrasin. Hal itu diungkapkan oleh sang ayah, Kongphop Songkrasin.
Usut punya usut, di awal kejuaraan Piala AFF 2020, Chanathip Songkrasin tak bisa tampil maksimal. Bahkan terkesan loyo tak bersinar seperti kekinian.
Alasan kesulitan beradaptasi dengan cuaca Singapura menjadi penyebabnya. Pemain yang moncer di Liga Jepang itu sempat tampil dalam kondisi demam.
"Chanathip sakit setelah datang ke Singapura. Alasannya adalah karena cuaca di Singapura lebih panas dari negara bersalju seperti Jepang," ujar Kongphop Songkrasin seperti disadur dari Soha.vn.
"Anak saya tidak bisa beradaptasi sehingga dia demam dalam 2 pertandingan pertama, tetapi masih berkompetisi dan memiliki penampilan buruk saat melawan Filipina," sambungnya.
Melihat kondisi tersebut, Kongphop Songkrasin berusaha memberikan semangat kepada putranya. Perlahan namun pasti, Chanathip Songkrasin pun mampu menunjukkan kualitasnya.
"(Saat itu) saya terus mendorongnya untuk mencetak gol lebih banyak," tandasnya.
Pelatih Thailand, Alexandre Polking sempat mengistirahatkan Chanathip dalam laga terakhir babak fase grup A Piala AFF 2020 lawan Singapura. Setelah dua kali putaran semifinal dan final leg pertama, Chanathip Songkrasin berjaya.
Dari enam tembakaan, ia berhasil mencetak empat gol saat menghadapi Vietnam (2) dan Indonesia (2). Ia pun berpeluang menjadi pencetak gol terbanyak dan menyabet gelar pemain terbaik untuk ketiga kalinya selama mengikuti Piala AFF.
Berita Terkait
-
Miris! Hasil Timnas Putri Indonesia di Piala AFF Wanita 2025 Bikin Elus Dada
-
Wasit Thailand Sivakorn Pu-Udom Kembali Jadi Wasit VAR Laga Timnas Indonesia U-23, Erick Thohir Lapor ke FIFA?
-
Bukan Timnas Indonesia Top Ranking FIFA di ASEAN, Negara Ini yang Sanggup Menggeser Vietnam
-
Prediksi Skor, H2H, hingga Susunan Pemain Laga Oman vs Thailand di Piala Asia, Siapa yang Berpeluang Menang?
-
Top Skor Piala Asia 2023: Striker Thailand dan Winger PSG asal Korea Selatan Pimpin Klasemen
-
Piala Asia 2023: Thailand Superior, Krigistan Sulit Jebol Gawang Changsuek di Babak Pertama
-
Prediksi Skor dan Line Up Pertandingan Piala Asia antara Thailand vs Kirgistan, Mampukah The War Elephant Menang?
-
Komentar Singkat Bos Persib Soal Dipinjamkannya Tyronne Del Pino ke Klub Thailand
-
Bukti Piala Asia 2023 Tidak Seksi Bagi Thailand, Timnas Indonesia Lebih Menarik Dilirik
-
Pernah Menimba Ilmu di Diklat Persib Hingga Perkuat Persib Senior, Pemain Ini Dipinang Klub Thailand
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang