bolatimes.com - Pemain keturunan Seharga Rp31,29 Miliar mengaku sedang melakukan proses naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Pemain keturunan Seharga Rp31,29 Miliar yang mengaku sedang melakukan proses naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia adalah Calvin Verdonk.
Calvin Verdonk merupakan Pemain belakang klub NEC Nijmegen. Dirinya mengakui bahwa telah dihubungi PSSI dan bersiap untuk proses naturalisasi.
Pemain berusia 26 tahun tersebut juga mengaku siap untuk membela Timnas Indonesia. Hal itu diketahui melalui postingan Instagram @futboll.indonesiaa
''Jujur saja, kita sedang dalam proses naturalisasi sekarang. Jadi, sekarang kami menunggu bagaimana prosesnya," ucap Verdonk dikutip dari postingan Instagram tersebut.
Calvin Verdonk belum tahu pasti kapan dirinya dapat membela Timnas Indonesia, namun yang pasti pihak PSSI telah melakukan proses naturalisasi.
"Kalau semua proses sudah selesai, kita akan melihat kapan saya bisa bermain untuk Timnas Indonesia. Tapi, sekarang semuanya masih diurus,"
Akankah pemain yang pernah membela Feyenoord tersebut bisa debut berseragam Timnas Indonesia saat menghadapi Irak di kualifikasi Piala Dunia ronde kedua pada Juni mendatang? Menarik untuk dinantikan.(*)
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus