Bolatimes.com - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro menyebut kemenangan timnya atas PSIM Yogyakarta karena keberhasilan anak asuhnya mengatur tempo permainan. Permainan tidak terlalu cepat dari skuat Elang Jawa menjadi faktor penentu kemenangan.
PSS Sleman berhasil memenangi laga derby Yogyakarta atas PSIM dalam laga lanjutan Liga 2. Dalam laga yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta itu PSS Sleman sukses menekuk PSIM dengan skor 4-0, Rabu (10/10/2018).
Walaupun laga digelar tanpa penonton, tapi PSS Sleman mampu mendominasi permainan. Terbukti, di babak pertama mereka bisa membobol gawang PSIM langsung tiga gol dalam rentang waktu yang cukup singkat.
Adalah Rangga Muslim Perkasa menjadi pemain yang membuka keran gol untuk PSS Sleman pada menit 20. Berselang empat menit, Cristiano Gonzales mencetak brace dalam semenit, yakni di menit 24 dan 25.
Keunggulan PSS Sleman pun ditutup lewat gol Ichsan Pratama pada menit 47.
Pada laga tersebut, Seto Nurdiantoro mengatakan timnya beruntung bisa memanfaat beberapa peluang yang kemudian berbuah gol. Pelatih berusia 44 tahun itu menyebut faktor kemenangan timnya terletak pada keberhasilan mengatur irama permainan.
Irama permainan yang tidak terlalu cepat tersebut berhasil meredam pergerakan PSIM Yogyakarta yang dinilainya bermain cepat lantaran mempunyai banyak pemain muda.
''kami bersyukur karena bisa memenangkan pertandingan hari ini.Artinya kami beruntung bisa memanfaatkan peluang yang ada. Beberapa peluang di babak pertama, 20 dan 25 menit bisa dimanfaatkan peluang dan terjadi tiga gol, itu cukup,'' ucap Seto Nurdiantoro usai pertandingan.
''Irama permainan juga tidak terlalu cepat, memang saya mengingkan seperti itu. Karena saya pikir PSIM dengan talenta-talenta mudanya mempunyai kecepatan dan kemauan yang keras. Dari awal saya mencoba untuk mengatur irama, jadi salah satu faktor kemenangan kami karena bisa mengatur irama,'' lanjutnya.
Hasil sempurna itu membuat PSS Sleman semakin kokoh di puncak klasemen wilayah Timur dan sekaligus menutup peluang PSIM Yogyakarta untuk lolos ke babak delapan besar.
Baca Juga
Berita Terkait
-
Geliat PSIM di Bursa Transfer: Boyong Eks Dewa United dan Persita
-
PSIM Tunjuk Eks Pelatih Pemain Keturunan Indonesia sebagai Nakhoda Anyar
-
PSS Sleman Fokus Tingkatkan Kebugaran dan Performa Penggawa
-
Terlibat Match Fixing, PSS Sleman dan Madura United Terancam Degradasi, Begini Komentar Erick Thohir
-
Eks Pemain Real Betis Jadi Pelatih Baru PSS Sleman, Asistennya Mantan Pemain Asing Persib
-
Dua Klub yang Dirugikan Wasit di Pekan ke-16 Liga 1 2023/2024, Ada Persija Jakarta
-
Laga Debut, Hokky Caraka Merasa Wajar Tak Cetak Gol Lawan Brunei Darussalam
-
Kagum, Pelatih PSS Sleman Sebut Stadion Dipta Bali seperti di Eropa
-
Nasib Terkini Legenda PSS Sleman, Tersisih di Bumi Sembada, Kini Jadi Primadona di Klub Baru
-
Mantap, Koreografi Suporter PSS Sleman Brigata Curva Sud Jadi Sorotan Media Asing
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025