hitekno.com - Agresi militer yang dilakukan Rusia ke Ukraina turut berimbas terhadap kepemilikan Roman Abramovich atas Chelsea.
Roman Abramovich pun memutuskan untuk melepas kepemilikannya atas Chelsea yang telah menjadi salah satu asetnya sejak 2003.
Pasalnya, Roman Abramovich yang memiliki kedekatan spesial dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, terancam pembekuan aset.
Ini merupakan imbas dari sanksi ekonomi yang dijatuhkan berbagai negara terhadap Rusia serta para pengusaha yang terkenal dekat dengan Pemerintah Rusia.
Oleh karena itu, Abramovic memilih menjual Chelsea demi kepentingan seluruh pihak yang berkaitan dengan klub berjulukan The Blues tersebut.
“Seperti yang telah saya nyatakan sebelumnya, saya selalu mengambil keputusan dengan kepentingan terbaik untuk klub,” kata Abramovic, dikutip dari situs resmi Chelsea.
“Dalam situasi saat ini, karena itu saya telah memutuskan untuk menjual klub. Karena saya yakin ini demi kepentingan terbaik klub, penggemar, karyawan, sponsor, dan mitra,” lanjutnya.
Roman Abramovich merupakan salah satu orang terkaya di lingkaran Oligarki Rusia. Selain berstatus sebagai pengusaha, dia juga berkiprah di dunia politik.
Kekayaan besar yang dimiliki Roman Abramovich berasal dari privatisasi aset Badan Usaha Milik Negara dengan harga pasar yang rendah seusai keruntuhan Uni Soviet.
Baca Juga
Akses ini diperoleh Abramovich karena dia merupakan orang kepercayaan mantan Presiden Rusia, Boris Yeltsin, dan Presiden Rusia saat ini, Vladimir Putin.
Selain dikenal publik karena memiliki Chelsea, Abramovich terkenal sebagai pemilik perusahaan investasi, Millhouse Capital LLC.
Millhouse Capital merupakan perusahaan investasi yang sebagian besar asetnya berada pada perusahaan minyak, alumunium, penerbangan, otomotif, dan lain-lain.
Sementara itu, dia merupakan mantan Gubernur untuk Provinsi Chukotka saat terpilih pada tahun 2000 dan menjabat hingga 2008.
Sejak mengambil alih kepemilikan Chelsea dari Ken Bates pada Juni 2003, Abramovich sukses mengantarkan tim asal London Barat itu menjadi salah satu yang tersukses di Inggris.
Di bawah kepemilikan Abramovich, Chelsea memiliki ambisi besar untuk menjadi brand yang tersebar ke seluruh dunia seperti Manchester United dan Real Madrid.
The Blues sudah memenangkan 18 trofi bergengsi selama disokong oleh Abramovich, yakni dua kali juara Liga Champions (2011/2012 dan 2020/2021) dan dua kali Liga Eropa (2012/2013 dan 2018/2019).
Lalu, ada lima gelar Liga Primer Inggris pada 2004/2006, 2005/2006, 2009/2010, 2014/2015/, dan 2016/2017.
Ada pula lima gelar Piala FA yang direngkuh pada musim 2006/2007, 2008/2009, 2009/2010, 2011/2012, dan 2017/2018.
Karena sederet gelar tersebut, Chelsea menjadi salah satu klub Inggris tersukses di bawah kepemilikan Abramovich.
Kontributor: Muh Adif Setiawan
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Demi Uang Rp1 Triliun, Darwin Nunez Hijrah ke Arab Saudi
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan