Galih Priatmojo | Andiarsa Nata
Mesut Ozil berjabat tangan dengan pelaith Unai Emery saat pertandingan Arsenal melawan Leicester City pada 22 Oktober 2018 (Glyn Kirk/AFP)

Bolatimes.com - Gelandang Arsenal, Mesut Ozil terlihat marah ketika pelatih Unai Emery menariknya keluar saat laga melawan Crystal Palace di pekan ke-10 Liga Primer. Melihat hal itu, Unai Emery justru memberikan komentar positif. Ia menilai reaksi Ozil itu adalah hal yang wajar.

Arsenal melakoni laga tandang ke markas Crystal Palace, Selhurst Park pada Minggu (28/10/2018). Dalam lawatannya itu, The Gunners ditahan imbang 2-2 oleh Crystal Palace. Hasil itu sekaligus menghentikan rentetan kemenangan Arsenal di lima laga terakhir di semua kompetisi.

Dua gol penalti yang dicetak oleh Luka Milivojevic berhasil menyamakan dua gol yang dicetak oleh Granit Xhaka dan Pierre-Emerick Aubameyang. Arsenal pun harus rela berbagi poin dengan Crystal Palace.

Baca Juga:
Gagal di Prancis Open 2018 Begini Kata Marcus Gideon

Laga itu juga membuat sang gelandang, Mesut Ozil terlihat marah. Pemain asal Jerman itu tidak menyelesaikan pertandingan setelah ditarik keluar oleh Unai Emery pada menit ke-68 dan digantikan oleh Danny Welbeck.

Mesut Ozil merayakan gol Granit Xhaka ke gawang Crystal Palace pada 28 Oktober 2018 (Glyn Kirk/AFP)

Selama bermain, performa Ozil tidak seapik ketika berhadapan dengan Leicester City di pekan ke-9. Meski memiliki tingkat akurasi operan bola mencapai 90 persen, tetapi pemain berusia 30 tahun itu hanya melakukan 43 sentuhan dan sekali melepaskan operan kunci.

Ketika Unai Emery memutuskan untuk menariknya. Ozil pun menunjukkkan ekpresi tidak bahagia. Ia berjabat tangan dengan Danny Welbeck yang akan masuk menggantinya. Akan tetapi, Ozil mengabaikan Emery ketika mereka berpapasan.

Baca Juga:
Duka Ribuan Penggemar & Klub Liga Primer atas Tewasnya Vichai

Bahkan, mantan penggawa Real Madrid itu langsung melempar sarung tangan yang dipakainya ke arah bench Arsenal sebelum masuk ke lorong pemain.

Melihat reaksi yang ditunjukkan Ozil, Unai Emery menganggap hal tersebut adalah hal yang wajar karena setiap pemain ingin terus bermain.

''Wajar kalau dia tidak senang,'' terang Unai Emery usai pertandingan seperti yang dikutip dari ESPN.

Baca Juga:
Bos Leicester City Dipastikan Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter

''Dia memperlihatkan karakter ketika kami tidak bermain dengan bagus. Dan ketika saya menarik dia keluar adalah saat kami memimpin 2-1, tapi biasanya setiap pemain ingin terus bermain,'' lanjutnya.

Hasil imbang itu membuat Arsenal tetap berada di peringkat 4 dalam klasemen sementara Liga Primer dengan mengumpulkan 22 poin. The Gunners terpaut 4 poin dari Liverpool yang berada di posisi puncak.

Baca Juga:
Ini Cara Messi dan Suarez Rayakan Kemenangan atas Real Madrid

Load More