Irwan Febri Rialdi
Penyerang Manchester United, Mason Greenwood merayakan golnya ke gawang Brighton pada laga Liga Inggris 2020/2021 di Old Trafford, Manchester, Senin (5/4/2021). [CLIVE BRUNSKILL / POOL / AFP]

Bolatimes.com - Nike turut ambil sikap atas kasus yang tengah menimpa Mason Greenwood yang diduga melakukan tindak kekerasan kekasihnya, Harriet Robson. Perusahaan apparel asal Jerman resmi menangguhkan kerja sama.

Nike mengambil keputusan itu setelah mempelajari skandal kekerasan seksual yang dilakukan Mason Greenwood.

"Kami telah menangguhkan hubungan kami dengan Mason Greenwood. Kami sangat prihatin dengan tuduhan yang mengganggu dan akan terus memantau situasi dengan cermat," demikian pernyataan Nike dikutip dari Daily Mail, Senin (1/2/2022).

Penyerang muda Manchester United, Mason Greenwood telah ditahan polisi menyusul dugaan penganiayaan dan perkosaan terhadap sang kekasih, Harriet Robson.

Tuduhan penganiayaan dan perkosaan muncul setelah Robson mengunggah rekaman suara di Instagram yang berisi detik-detik saat dirinya dan Mason Greenwood terlibat cekcok.

Tak hanya itu, Robson juga mengunggah foto dan video yang memperlihatkan luka lebam di beberapa bagian tubuhnya, serta bibir bawah yang berdarah-darah dengan menyebut itu adalah ulah Mason Greenwood.

Mason Greenwood dan Harriet Robson. [doc. BSO]

Melansir BBC, Senin (31/1/2022), polisi Greater Manchester mengatakan telah mengetahui "gambar dan video media sosial yang diposting oleh seorang wanita yang melaporkan insiden kekerasan fisik".

Mereka menambahkan bahwa kini telah menahan seorang pria berusia sekitar 20 tahun --dan diduga kuat Mason Greenwood-- karena dicurigai melakukan pemerkosaan dan penganiayaan.

Saat ini Greenwood masih ditahan untuk dimintai keterangan dan penyelidikan masih berlangsung.

Manchester United sebelumnya mengatakan pemain tersebut tidak akan kembali berlatih atau bertanding sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Klub mengatakan mereka "tidak memaafkan kekerasan dalam bentuk apa pun" dan telah diberitahu tentang tuduhan di media sosial tetapi tidak akan membuat komentar lebih lanjut sampai "fakta telah ditetapkan".

(Suara.com/Arief Apriadi)

Load More