hitekno.com - Pemain Manchester United, Mason Greenwood kembali ditangkap polisi. Ia diduga melanggar jaminan bebas bersyaratnya setelah penangkapan pertamanya pada Januari 2022 lalu.
Pemain 21 tahun itu ditangkap polisi, sebelumnya diduga melakukan pemerkosaan dan penyerangan terhadap seorang wanita. Lalu dia juga ditangkap pada Februari 2022 atas dugaan penyerangan seksual dan ancaman pembunuhan.
"Kepolisian Greater Manchester mengetahui tuduhan mengenai seorang pria berusia 21 tahun yang melanggar persyaratan jaminannya dan penangkapan telah dilakukan pada Sabtu 15 Oktober 2022. Penyelidikan sedang berlangsung saat ini," kata seorang juru bicara GMP, dikutip dari Daily Star.
Sebelumnya Mason Greenwood dibebaskan dengan jaminan setelah menghabiskan tiga malam dalam tahanan. Jaminan diperpanjang pada April hingga pertengahan Juni 2023.
Mason Greenwood sekarang telah ditangkap karena dicurigai menghubungi korbannya yang diduga akan melanggar persyaratan jaminan.
Greenwood diperiksa polisi yang mendatangi rumahnya pada Sabtu pagi, 15 Oktober kemarin.
Mason Greenwood telah membuat 129 penampilan untuk klub dan mencetak 35 gol sejak debutnya di tim utama melawan PSG di Liga Champions pada 2019.
Setelah penangkapannya, ia dijatuhkan oleh sponsor Nike dan dikeluarkan dari FIFA 22.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert