Bolatimes.com - Seorang pesepak bola muda, Adit, harus menanggung kesedihan yang mendalam akibat musibah tsunami Selat Sunda yang menerjang Banten dan Lampung, Sabtu (22/12/2018) malam. Ia memang selamat, tetapi keluarganya harus kembali kepada Yang Maha Kuasa.
Dikabarkan oleh Sutopo Purwo Nugroho, seorang Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat di BNPB, Jumat (29/12/2018), Adit berhasil selamat dari tsunami Selat Sunda. Pasalnya, ketika bencana nahas melanda itu, Adit tengah mengikuti kompetisi sepak bola U-13 di Lampung.
Sayangnya, kepulangan Adit ke rumah disambut dengan kabar duka. Orangtua Adit itu telah tiada karena bencana tsunami Selat Sunda. Anak yang memiliki cita-cita memajukan sepak bola Indonesia itu sempat berdiam diri meratapi keadaan, tetapi seorang personil kepolisian datang untuk menghibur Adit.
"Personil Polri memghibur Adit seorang anak yang kehilangan orangtuanya terkena tsunami Selat Sunda," cuit Sutopo sembari membagikan video di Twitter pribadinya.
"Ketika keluarganya tersapu tsunami Adit sedang diluar kota ikut kompetisi sepak bola U-13 di Lampung. Cita-cita Adit ingin menjadi bintang sepak bola agar Indonesia selalu juara," tuturnya menambahkan.
Dalam video yang diunggah Sutopo, tampak personel Polri tersebut menghibur Adit yang tengah murung. Polisi itu memberi semangat kepada Adit agar tidak sedih.
Tak hanya itu, Sang polisi meminta Adit untuk tidak melamun dan meminta Adit mengirim doa kepada ayah dan ibunya yang telah menjadi korban tsunami.
"Panggil papi aja ya, rumah Papi kan di Karang, nanti kalau adik ke Karang adik telfon ya, Papi kalau memang lagi enggak tugas nanti bisa temui Adit ya. Semangat dong, bisa kan semangat, apalagi bek, kuat ini kakinya," ujar polisi dalam video yang diunggah Sutopo.
"Jadi jangan ngelamun, tadi bingung, Papi ke sini lihatin Adit melamun saja, jangan ngelamun ya nak ya, semangat ya, banyak doa, doa terus kirim doa buat ibunya, buat bapaknya adeknya berapa, adeknya 2," imbuhnya.
Sebagai infomasi, dari data yang dibagikan oleh BNPB, Jumat (28/12/2018) siang, tercatat ada 426 orang yang meninggal. Sementara itu, ada 7.202 orang dan 40.386 orang mengungsi akibat tsunami Selat Sunda.
Berita Terkait
-
Eks Pelatih Virgil van Dijk Bongkar Jebakan di Sepak Bola Indonesia
-
5 Pemain dengan Gelar Terbanyak Sepanjang Sejarah: Tak Ada Ronaldo, Messi Nomor Satu
-
Sikap Lebih dari Skill, Shin Tae-yong Tak Ragu Coret Pemain yang Sikapnya Buruk
-
Dulu Tajir Melintir, 7 Pesepak Bola Top Legendaris yang Kini Jatuh Miskin
-
5 Pesepak Bola Top yang Kini Pengangguran, Salah Satunya Pemenang Liga Champions 3 Kali Beruntun
-
Termasuk Paul Pogba, Berikut 5 Pesepak Bola Top yang Jago Bela Diri
-
5 Kakak Beradik yang Sukses Meniti Karier di Liga Indonesia
-
Puji Kualitas Sepak Bola Tanah Air, Thomas Doll Nilai Ada Pemain Indonesia yang Layak Jajal Liga Jerman
-
3 Pelatih asal Jepang yang Mungkin Jadi Pelatih Baru Timnas Putri Indonesia, Ada Norio Sasaki
-
Puji Setinggi Langit, Media Vietnam Sebut Marselino Ferdinan sebagai Keajaiban Sepak Bola Indonesia
Terkini
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Lamine Yamal Kembali Tersandung Skandal! Diduga Bercumbu dengan Nicki Nicole
-
Pesona Anita Vidovic, Pendamping Setia Striker Baru Manchester United Benjamin Sesko
-
HP Istri Berisi Data Penting Hilang, Gustavo Almeida Gelar Sayembara Berhadiah iPhone 15
-
Pilih Jualan Parfum Dibanding Cari Klub Baru, Ini Duit yang Diraup Justin Hubner
-
Here We Go! Legenda Liverpool Steven Gerrard Sandang Status Baru
-
UFO Benaran Ada? Kekasih Joao Felix Rekam Penampakan Piring Terbang
-
Liburan Mewah Georgina Rodriguez: Pamer Bikini Seksi dan Cincin Berlian
-
Haru di Anfield: Istri dan Anak Diogo Jota Menangis Lihat Lautan Bunga Duka Cita