Bolatimes.com - Persela Lamongan yang dipastikan terdegradasi ke Liga 2 baru saja menunjuk pelatih baru. Dia adalah juru taktik kenamaan Tanah Air, Fakhri Husaini.
Fakhri Husaini dikontrak Persela selama satu musim, dengan opsi perpanjangan kontrak untuk musim berikutnya. Pengumuman resmi sudah dilakukan lewat media sosial klub.
"Iya, kita sudah deal sama coach Fakhri Husaini. Untuk pengumuman resmi dilakukan hari ini, melalui akun instagram Persela," kata Manajer Persela, Fariz Julinar Maurisal seperti dikutip dari TIMES Indonesia --jaringan Suara.com.
Fariz menyebut bahwa ada beberapa faktor yang melandasi keputusan manajemen untuk menjatuhkan pilihannya kepada Fakhri Husaini. Hal pertama adalah soal visi dan karakter yang dimiliki pelatih berusia 56 tahun tersebut.
"Karena setelah saya ketemu dengan beberapa pelatih bidikan, yang visi dan karakternya kuat sama seperti saya selaku manajer, itu adalah coach Fakhri," beber Fariz.
Selain memiliki karakter dan visi yang dianggap cocok, pengalaman Fakhri dalam karier kepelatihannya juga semakin membuat manajemen Persela kepincut.
"Dia juga sudah berpengalaman sebagai head coach, sudah menangani tim Liga 1. Musim kemarin menangani Borneo FC di Liga 1 dan juga pernah menangani Timnas Indonesia di level usia," tuturnya.
Pelatih kelahiran Lhoksumawe, Aceh tersebut musim lalu mengantarkan Borneo FC mengakhiri kompetisi Liga 1 musim lalu dengan berada di peringkat keenam. Sementara di level timnas, Fakhri sukses mengantarkan Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF 2018.
Kejelian Fakhri dalam mencari bibit pesepakbola juga diyakini bisa menjadikan Persela sebagai tim pengorbit pemain muda potensial.
"Coach Fakhri kan suka pemain-pemain muda, jadi kita akan kombinasikan antara beberapa pemain senior dan pemain muda. Kita juga kasih kesempatan pemain lokal (Lamongan)," ujar Fariz.
Dengan segala potensi yang dimiliki, Fariz sangat berharap Fakhri Husaini mampu membawa Persela Lamongan berprestasi.
"Tentunya harapan buat coach Fakhri adalah membawa tim ini memiliki karakter, bisa berprestasi lebih bagus dan cepat mengembalikan tim ini ke Liga 1," tukas Fariz.
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Depak Mario Gomez Jelang Lawan Madura United
-
Terlibat Match Fixing, PSS Sleman dan Madura United Terancam Degradasi, Begini Komentar Erick Thohir
-
Termasuk Frets Butuan, Tiga Mantan Pemain Persib Jumpa Sebagai Lawan di Singaperbangsa: Saling Jegal Hingga Tukar Jersey
-
Sama-sama Pernah Berjersey Persib, Dua Pemain Ini Cetak Gol Bantu Persiraja Menang Telak
-
Beredar Foto Surat Pelepasan Pemain Persib atas Nama Frets Butuan ke Klub Liga 2, Ini Penampakannya!
-
Edy Rahmayadi Terkepung, Drama Pengepungan Bus PSMS Medan oleh Suprter Persiraja Aceh, Pelatih PSMS Singgung Mau Perang
-
Gara-gara Bicara soal Pemain Naturalisasi, Kisah Fakhri Husaini Kabur dari TC Timnas Indonesia Kembali Viral
-
Tantangan ke Bima Sakti, Haram Parkir Bus jika Timnas Indonesia Ingin Lolos 16 Besar Piala Dunia
-
Deretan Pelanggaran Keras di Liga 2, Striker Naturalisasi Sampai Kolaps
-
5 Eks Pemain Timnas Indonesia yang Kini Melatih Klub Liga 2, Penuh Nama Legendaris!
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025