Kamis, 09 Februari 2023
Irwan Febri Rialdi : Jum'at, 01 Oktober 2021 | 13:09 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Bolatimes.com - PSS Sleman tengah berada dalam situasi pelik menyusul adanya gelombang protes yang dilancarkan para pendukungnya terhadap manajemen Super Elang Jawa.

Gelombang protes dari para suporter ini mengalir seiring buruknya penampilan PSS Sleman di sesi pertama BRI Liga 1 2021-2022.

Dalam 5 laga yang telah dijalani, PSS hanya mampu meraup 4 poin saja dan terdampar di peringkat ke-15 atau setingkat di atas zona merah.

Protes ini pun mengarah ke berbagai komponen. Dari sektor pemain ada nama Arthur Irawan, lalu berlanjut ke Dejan Antonic selaku pelatih hingga manajemen PSS.

Tuntutan untuk memecat Dejan Antonic pun terus digaungkan oleh pendukung PSS Sleman. Namun, tuntutan ini malah dibalas ‘ancaman’ oleh manajemen klub.

Teranyar, manajemen klub yang bermarkas di Stadion Maguwoharjo ini akan memindahkan Homebase PSS ke daerah lainnya.

Pernyataan pindah Homebase sendiri diklaim keluar dari mulut Marco Gracia Paulo selaku Direktur Utama PT PSS saat manajemen menjalani sesi diskusi dengan perwakilan suporter.

Sontak ‘ancaman’ ini kian memperkeruh suasana sehingga para suporter Laskar Sembada melayangkan protes lebih keras untuk manajemen PSS.

Protes keras datang dari dunia maya di mana pasca kekalahan PSS dari Persebaya Surabaya, tagar tentang Dejan Antonic dan Arthur Irawan menjadi populer di media sosial Twitter.

Tak cukup sampai di situ, protes juga dikirimkan lewat kolom komentar di setiap unggahan PSS di berbagai media sosial hingga pihak klub mengeluarkan pernyataan.

Terbaru, gelombang protes dilancarkan lewat aksi nyata di mana para suporter melakukan demo di kantor klub yang terletak di Randugowang, Tegalweru, Sariharjo, Ngaglik, Sleman DI Yogyakarta.

Protes nyata ini pun berujung pada diskusi pihak klub dengan perwakilan suporter sehingga muncul ‘ancaman’ tersebut.

Untuk itu, dalam artikel ini kami menyajikan deretan pengurus PSS Sleman selaku pengambil kebijakan dan klaim ‘ancaman’ pindah Homebase tersebut.

- Komisaris Utama: Agoes Projosasmito

- Komisaris: William Tjugiarto

- Direktur Utama: Marco Gracia Paulo

-  Jajaran Direktur:

Direktur Keuangan: Andi Wardana
Direktur Komersial: Yoni Arseto
Direktur Operasional: Hempri Suyatna

- Manajer Tim: Danilo Fernando

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya

BACA SELANJUTNYA

Kejamnya BRI Liga 1 2022! Kini Hanya Sisakan 3 Pelatih Lokal, Ini Sosoknya