Bolatimes.com - Persatuan Sepak Bola Indonesia Kutaraja Banda Aceh, atau dikenal dengan nama Persiraja Banda Aceh, merupakan satu kekuatan persepakbolaan yang berasal dari bagian ujung barat wilayah Indonesia.
Jika Anda belum terlalu mengenal tim ini, mungkin Anda bisa melihat secara singkat profil Persiraja Banda Aceh pada penjelasan di bawah ini.
Profil Persiraja Banda Aceh
Secara resmi didirikan pada tanggal 28 Juli 1957, tim ini merupakan tim kebanggaan rakyat Banda Aceh. Persiraja Banda Aceh sendiri telah mengikuti berbagai kompetisi sepakbola nasional, dan pertama kali mencatatkan namanya dalam galeri juara ketika merebut gelar Juara Perserikatan pada tahun 1980 lalu.
Kala itu, Persiraja Banda Aceh harus menaklukkan Persipura Jayapura, dan berhasil dengan skor 3 – 1. Kemenangan besar ini membawa mereka pada gelar juara pertama untuk tim tersebut.
Dinamika Persiraja Banda Aceh
Langkah tim ini di persepakbolaan Indonesia bukan tanpa hambatan. Sederet kejadian turut menghiasi kiprahnya di Indonesia, dengan kabar baik maupun kabar yang kurang mengenakkan.
Sempat berselisih paham dengan pihak Pemerintah Kota Banda Aceh, klub ini kemudian menarik diri dari kompetisi D 2014. Setahun berikutnya tim ini juga terkena imbas permasalahan yang terjadi di tubuh PSSI, dan terpaksa tak dapat mengikuti berbagai kompetisi karena masalah finansial.
Mereka baru bisa memulai kiprahnya di Liga 2 pada tahun 2017, setelah sanksi FIFA selesai dijalani oleh persepakbolaan Indonesia. Tahun 2019 lalu Persiraja Banda Aceh berhasil menjadi juara 3 di Liga 2 dan berhak mendapat promosi ke Liga 1 2020.
Kabar Terbaru, Sempat Viral Karena Pemain Asingnya Ngopi
Kabar terbaru yang datang dari Persiraja Banda Aceh adalah mereka secara resmi mendatangkan empat pemain asing untuk memperkuat timnya. Tercatat nama-nama seperti Shori Murata, Leonardo Lelis, dan Vanja Markovic, dan Paulo Henrique.
Namun, belum lama ini, Persiraja viral lantaran beredar video keempat pemain asingnya ngopi mengenakan gelas plastik bekas minuman saat hendak latihan. Tempat jersey latihan juga menjadi sorotan karena ditempatkan di ember besar.
Meski begitu, Persiraja tetap menjadi kuda hitam yang patut diwaspadai di Liga 1 2021/2022.
Demikian tadi sedikit sejarah dan profil Persiraja Banda Aceh. Tim dari Tanah Rencong ini optimis bisa memberikan permainan terbaiknya di laga-laga yang akan dijalaninya nanti. Menurut Anda sendiri, bagaimana kekuatan tim Persiraja Banda Aceh setelah kedatangan empat pemain asing ini?
Berita Terkait
-
Geliat PSIM di Bursa Transfer: Boyong Eks Dewa United dan Persita
-
Semua Pemain Persib Bandung Divaksin Jelang Musim Baru
-
Wacana 11 Pemain di Liga 1, Legenda Timnas Indonesia: Kalau Mau Bersaing Harus Gitu
-
PSS Sleman Fokus Tingkatkan Kebugaran dan Performa Penggawa
-
Doa Legenda untuk Persib Bandung di Championship Series
-
Di Balik Keputusan LIB Gulirkan Kembali Liga 1
-
Jeda Liga 1 Jadi Kesempatan Bojan Hodak Berikan Hal Ini untuk Pemain Persib
-
Jeda Komperisi Liga 1 Tak Membuat Pemain Persib Stefano Beltrame Tenang
-
Pemain Persib Bandung Ryan Kurnia Nikmati Jeda Kompetisi untuk Pemulihan
-
Soal Kompetisi Liga 1 Ditunda, CEO Bali United dan Pelatih Berbeda Pandangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025