Bolatimes.com - Kapten Timnas Inggris, Harry Kane mengalami tekanan usai kekalahan The Three Lions di perempat final Piala Dunia 2022 menghadapi Prancis. Hadiah Penalti yang diberikan wasit gagal dimanfaatkan penyerang Tottenham Hotspur tersebut.
Kondisi itu diungkapkan oleh rekan setimnya, Hugo Lloris. Ia mengatakan Harry Kane mulai uring-uringan setealah kekalahan tipis itu.
Untuk diketahui, Inggris mendapatkan hadiah penalti sebanyak dua kali dalam perebutan tiket ke semifinal itu. Namun dari dua kesempatan itu, hanya 1 kesempatan yang bisa dimanfaatkan Inggris untuk memperpendek jarak gol.
Satu kesempatan itu gagal, mengingat Harry Kane melepaskan jarak tendangan terlalu tinggi.
Lloris merasa bahwa Kane terbebani pada saat itu. Hal ini yang akhirnya menjadi kesalahannya hingga terlalu keras menendang bola dari titik putih.
"Yang pertama, kami sangat mengenal satu sama lain sehingga saya berkata pada diri sendiri bahwa dia akan berubah, tetapi dia tetap seperti biasanya," kata Lloris di akun Twitter.
"Yang kedua, saya mengambil jalan yang benar. Tentu saja, dia pasti merasakan tekanan jadi dia mengangkatnya sedikit, dia memaksanya sedikit. Itu adalah momen penting dalam permainan."
Timnas Prancis memastikan satu tempat di semifinal usai menaklukkan Inggris dengan skor 2-1 pada babak perempat final Piala Dunia 2022 di Stadion Al Bayt, Al Khor, Minggu dini hari WIB.
Pada pertandingan ini Prancis mampu unggul berkat tendangan keras Aurelien Tchouameni dan sundulan Olivier Giroud, sedangkan Inggris sempat menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Harry Kane.
Ini merupakan semifinal Piala Dunia kedua beruntun Prancis setelah pada edisi sebelumnya mampu keluar sebagai juara (Piala Dunia 2018) usai mengalahkan Kroasia di partai final.
Selanjutnya Prancis akan memperebutkan satu tiket laga final dengan Maroko ketika kedua tim bertemu di partai semifinal Piala Dunia 2022 di Stadion Al Bayt, Al Khor, Kamis (15/12/2022) pukul 02.00 WIB.
Berita Terkait
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
UEFA bakal Gunakan Bola 'Sakti' di Euro 2024
-
Makedonia Utara vs Inggris: Dibantu Gol Bunuh Diri The Three Lions Tak Terkalahkan
-
Masih Ada Pemain Lain, Ernando Ari Ungkap Alasan Tendang Penalti di Final Piala AFF U-23 2023
-
Gagal Eksekusi Penalti, Ini Alasan Ernando Ari Ditunjuk Jadi Eksekutor Oleh Shin Tae-yong
-
Debut Pahit Harry Kane, Gagal Bawa Bayern Munich Juara Piala Super Jerman usai Dibantai RB Leipzig
-
Harry Kane Resmi Gabung Bayern Munich, Mimpi Menangkan Trofi akan Segera Terwujud
-
Tak Mau Kalah dari Timnas Indonesia, Vietnam Juga Ingin Uji Coba Lawan Peserta Piala Dunia 2022
-
Kisah Andre Onana Didepak dari Timnas Kamerun, Masalahnya 'Sepele'
-
Wasit Bikin Ulah Lagi, Beri Penalti kepada Persita Tangerang Padahal Pelanggaran di Luar Kotak
Terkini
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Demi Uang Rp1 Triliun, Darwin Nunez Hijrah ke Arab Saudi
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Drama Transfer Rekan Kevin Diks di Gladbach: Maunya Pindah ke Ajax
-
Klub Anyar Justin Hubner Jadi Sorotan Jelang Kick Off Eredivisie 2025 Gegara Ini
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa