Selasa, 30 November 2021
Rauhanda Riyantama : Senin, 28 Juni 2021 | 19:30 WIB

Bolatimes.com - Masih ingatkah kepada gelandang muda Ajax Amsterdam, Abdelhak Nouri yang didiagnosa terkena penyakit misterius hingga koma selama tiga tahun? Ya, ia didiagnosa terkena cardiac arrhythmia.

Dilansir dari berbabagi sumber, cardia arhythmia merupakan penyakit atau kondisi ketika jantung manusia tidak berdetak seperti biasa. Hal itu bermula pada pertandingan pramusim antara Ajax melawan Werder Bremen di Lindenstadion, Austria pada 8 Juli 2017.

Pada laga tersebut, Nouri secara mendadak mengalami pingsan hingga sempat dilarikan ke rumah sakit. Seminggu kemudian, pihak Ajax Amsterdam mengumumkan bahwa Nouri telah divonis dokter mengalami kerusakan permanen pada otak seehingga dinyatakan tidak dapat bermain sepak bola lagi.

Lantas seperti apa sepak terjang Abdelhak Nouri, wonderkid Ajax yang mengalami koma selama tiga tahun hingga pensiun dari dunia sepak bola? Simak profilnya berikut ini.

Profil Abdelhak Nouri

Abdelhak Nouri merupakan pemain sepak bola berkewarganegaraan Belanda yang membela klub Ajax Amsterdam. Ia lahir di Amsterdam, Belanda pada 2 April 1997, saat ini berusia 24 tahun.

Nouri dapat bermain sebagai gelandang penyerang maupun sebagai sayap. Nouri lahir dari keluarga berdarah Maroko yang memulai debutnya pada usia 8 tahun di akademi Ajax Amsterdam.

Karier Sepak Bola

Nouri bergabung dengan Akademi Ajax Amsterdam pada tahun 2005 hingga 2015. Selama menimba ilmu di akademi, ia mendapatkan atensi dari masyarakat bahwa dirinya akan menjadi pemain bintang masa depan.

Nouri pernah menjadi salah satu pemain sepak bola yang pernah tercatat sebagai “The Best 40 Youth Players in the World” oleh The Guardian pada tahun 2014 sebelum ia memulai debut pemain profesional.

Pada tahun 2015 ia memulai debut profesionalnya di Jong Ajax pada 13 Maret 2015 pada Liga 2 Belanda dengan melawan VVV Venio. Hingga pada 21 September 2016, Nouri memulia debutnya pada tim utama Ajax Amsterdam pada KNVB Cup melawan Willem II dan ia mencetak satu gol.

Koreografi untuk Abdelhak Nouri (twitter.com/FootballFactly)

Mengalami Kolaps

Pada 8 Juli 2017, Nouri mengalami kolaps pada pertandingan pramusim antara Ajax vs Werder Bremen di Lindenstadion, Austria.  Ia dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan helikopter. Pada 5 hari kemudian kondisi Nouri mulai stabil dan dokter mendiagnosa dirinya terkena cardia arrhythmia yang membuatnya tidak dapat bermain sepak bola kembali.

Pada 25 Juli 2017, ia meninggalkan perawatan intensif karena ia dapat bernapas tanpa bantuan medis. Pada Agustus 2018, Nouri tidak lagi koma dan mulai dapat berkomunikasi dengan anggota keluarganya. Hingga pada 27 Maret 2020, keluarganya mengonfirmasi bahwa dirinya telah bangun dari komanya dan telah kembali ke rumah.

Tribute to Abdelhak Nouri

Diakibatkan kolaps pada 8 Juli 2017 silam, seluruh rekan satu timnya melakukan tribute untuk Nouri sebagai tanda penghormatan untuknya. Pada Desember 2018, Ajax Amsterdam nama penghargaan “Talent of the Future” kepada Nouri.

Pemain satu tim menggunakan nomor punggung 34 yang didedikasikan kepada Nouri antara lain Justin Kluivert, Joel Veltman, Kevin Diks, Donny van de Beek, Amin Younes dan Phillippe Sandler.

Kontributor: Muhammad Zuhdi Hidayat

BACA SELANJUTNYA

Hukuman Doping Berakhir, Andre Onana Kembali Berlatih bersama Ajax