Bolatimes.com - Untuk kedua kalinya, Juventus gagal memenuhi ambisi revans atas Real Madrid kala bersua kembali di Liga Champions. Pada laga leg pertama yang digelar di Allianz Stadium, Rabu (4/4/2018) dini hari tadi, skuat asuhan Allegri dipaksa tunduk 0-3 oleh Ronaldo cs.
Ronaldo memang jadi sorotan di laga tersebut. Tak saja telah menorehkan gol salto yang spektakuler, pemain berusia 33 tahun tersebut juga mencetak sejumlah rekor yang sulit untuk disaingi.
Tetapi, di balik itu kesuksesan Real Madrid tak hanya melulu karena Ronaldo. Yang sedikit luput dari perhatian ini merupakan kali kedua Real Madrid mampu membungkam Juventus di bawah besutan pelatih Zinedine Zidane.
Ya, eks bomber Juventus tersebut membukukan sukses meneruskan tren positif dengan memenangi laga di Liga Champions atas skuat Bianconerri. Tak hanya sekali tetapi dua kali.
Kunci kemenangan Real Madrid atas Juventus tentu tak lepas dari taktik jeli yang diterapkan oleh Zidane. Menerapkan skema 4-1-2-1-2 atau sering juga disebut sebagai skema berlian, Zidane berusaha menghimpun serangan dengan mematikan lini tengah Juventus.
Skema yang diklaim sebagai serangan total inipun bekerja sangat ampuh. Dengan memanfaatkan kelebihan para gelandang serangnya, Real Madrid pun berhasil memporak-porandakan jantung pertahanan Juventus.
Gol cepat Ronaldo di menit 3' bermula dari pergerakan Isco yang mampu menguasai area tengah dan menembus ke sisi kanan area pertahanan Juventus. Ronaldo yang berdiri tanpa kawalan di area kotak putih dengan mudah meneruskan umpan Isco menjadi gol.
Meski berulang kali Juventus menghimpun serangan balasan, tetapi berkat keseimbangan yang terjaga di lini tengah dan belakang, skema yang dibangun Dybala Cs seringkali pupus.
Torehan kemenangan telak 0-3 tentu sebuah prestasi yang tak bisa dianggap biasa. Ini merupakan kemenangan besar kedua setelah di musim 2017 lalu, Madrid juga mampu membungkam Juventus dengan skor 1-4.
Yang patut dilakukan saat ini pastinya angkat topi atas kerja keras yang dilakukan Zidane bersama Real Madrid. Apalagi di awal musim ini, pelatih berdarah Aljazair tersebut sempat mengalami masa yang sulit.
Baca Juga
Patut ditunggu duel berikutnya di leg kedua di Santiago Bernabeu, akankah Juventus mampu membalikkan keadaan.
Berita Terkait
-
Mbappe Bersinar, Real Madrid Hajar WSG Tirol 4-0 Tutup Pramusim
-
Napoli Resmi Dapatkan Pemain Buangan Real Madrid, I Partenopei Siap Pertahankan Scudetto
-
Real Madrid vs Javier Tebas: Perang Besar Soal Laga Barcelona di Miami
-
Real Madrid Krisis Pemain: Xabi Alonso Pusing Hadapi LaLiga Tanpa Bellingham
-
Pep Guardiola Ngidam Rodrygo, City Siap Rogoh Rp1,7 Triliun
-
Petaka Barcelona! Hansi Flick Dilarang Dampingi Blaugrana di Liga Champions, Kok Bisa?
-
Arsenal Minat Boyong Rodrygo dari Real Madrid tapi Ada Satu Syarat
-
Xabi Alonso Butuh Maestro Baru: Bos Real Madrid Siapkan Jalan untuk Vitinha
-
Sengketa Parkir dan 2 Drama di Balik Renovasi Markas Real Madrid
-
Manchester City Pagari Rodri hingga 2029 dari Kejaran Real Madrid
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang