Bolatimes.com - Drama besar mewarnai sepak bola Spanyol menjelang musim LaLiga 2025/26. Real Madrid resmi mengajukan keberatan keras kepada UEFA, FIFA, dan Dewan Olahraga Tinggi Spanyol (CSD) untuk menghentikan rencana LaLiga memindahkan laga Barcelona vs Villarreal ke Miami, Amerika Serikat, pada Desember mendatang.
Presiden LaLiga, Javier Tebas, telah lama berambisi menggelar pertandingan liga di Amerika Serikat untuk memperluas pasar.
Rencana memindahkan duel Barcelona vs Villarreal dari Stadion El Madrigal ke Miami bahkan telah mendapat restu dari Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), tinggal menunggu persetujuan UEFA.
Barcelona dan Villarreal sendiri mendukung ide ini, melihatnya sebagai peluang meningkatkan eksposur global.
Namun, Real Madrid, rival abadi Barcelona, dengan tegas menentang langkah ini, menyebutnya sebagai ancaman terhadap integritas kompetisi.
Dalam pernyataan resmi, Real Madrid menyatakan bahwa keputusan ini diambil tanpa konsultasi dengan klub-klub LaLiga lainnya, melanggar prinsip kesetaraan dalam format kompetisi dua leg (kandang dan tandang).
Mereka menegaskan bahwa menggelar laga di luar Spanyol tanpa persetujuan bulat dari semua klub LaLiga merusak keadilan dan legitimasi hasil pertandingan.
“Integritas kompetisi menuntut semua laga dimainkan dalam kondisi yang sama. Perubahan sepihak ini membuka pintu bagi pengecualian yang didasarkan pada kepentingan non-olahraga, mengancam kejujuran kompetisi,” bunyi pernyataan Madrid.
Tindakan Tegas Los Blancos
Real Madrid tidak main-main. Mereka telah mengirim surat resmi ke tiga otoritas:
FIFA, meminta larangan menggelar laga tanpa persetujuan semua klub LaLiga.
UEFA, mendesak RFEF untuk membatalkan rencana, merujuk aturan 2018 yang melarang laga domestik resmi di luar wilayah nasional kecuali dalam kondisi luar biasa.
CSD, meminta otoritas Spanyol tidak memberikan izin administratif tanpa konsensus klub.
Madrid menegaskan komitmen mereka untuk menjaga aturan nasional dan internasional demi menjamin keadilan kompetisi. Langkah ini menunjukkan sikap tegas mereka dalam melindungi tradisi sepak bola Spanyol.
Jika UEFA atau FIFA mendukung keberatan Madrid, rencana laga di Miami bisa batal, memaksa LaLiga menggelar pertandingan di El Madrigal seperti biasa.
Namun, jika Tebas berhasil meyakinkan otoritas, ini bisa menjadi preseden bersejarah bagi laga LaLiga di luar Spanyol.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Mbappe Bersinar, Real Madrid Hajar WSG Tirol 4-0 Tutup Pramusim
-
Marcus Rashford Bongkar Kekacauan MU: Tidak Ada Rencana Jangka Panjang
-
Inigo Martinez Pilih Uang Besar daripada Treble Bersama Barcelona
-
Napoli Resmi Dapatkan Pemain Buangan Real Madrid, I Partenopei Siap Pertahankan Scudetto
-
Lamine Yamal Diklaim Calon Ballon dOr, Lewandowski: Kalau Bukan Tahun Ini, Tahun Depan
-
Real Madrid Krisis Pemain: Xabi Alonso Pusing Hadapi LaLiga Tanpa Bellingham
-
Pep Guardiola Ngidam Rodrygo, City Siap Rogoh Rp1,7 Triliun
-
Lamine Yamal Kembali Tersandung Skandal! Diduga Bercumbu dengan Nicki Nicole
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Petaka Barcelona! Hansi Flick Dilarang Dampingi Blaugrana di Liga Champions, Kok Bisa?
Terkini
-
Tudor Murka! Bela Mati-Matian Vlahovic dari Ejekan Suporter Juventus
-
Debut Langsung Juara! Luca Chevalier Buktikan Depak Donnarumma Keputusan Tepat
-
Lucas Chevalier, Kiper Bergaya Playmaker yang Antar PSG Juara Piala Super Eropa
-
Inigo Martinez Pilih Uang Besar daripada Treble Bersama Barcelona
-
Alvaro Morata Resmi Gabung Como: Siap Hancurkan Pertahanan Serie A
-
Nilai Transfer Rp875 Miliar, Ramsey Jadi Investasi Besar Newcastle United
-
Luis Enrique: PSG Tidak Pantas Kalahkan Tottenham
-
Napoli Taklukkan Olympiakos, Conte Kirim Sinyal Kesiapan Jelang Serie A
-
Muda dan Berbakat, Giovanni Leoni Jadi Target Transfer Panas Liverpool
-
Mbappe Bersinar, Real Madrid Hajar WSG Tirol 4-0 Tutup Pramusim