hitekno.com - Sepak bola modern telah mengubah sistem industri olahraga ini. Kini sepak bola dianggap sebagai salah satu wadah untuk berinvestasi oleh para pengusaha, khususnya di Timur Tengah.
Ada beberapa alasan pengusaha Timur Tengah berinvestasi dengan membeli sebuah klub sepak bola. Mereka ingin melebarkan usaha di luar bisnis yang biasanya berfokus pada minyak.
Industri olahraga dewasa ini dinilai menjadi lahan investasi yang menggiurkan. Lantas,klub Eropa mana saja yang dimiliki oleh pengusaha Timur Tengah? Berikut ulasannya.
1. Paris Saint-Germain
PSG didirikan pertama kali pada 1970 oleh pengusaha asal Prancis bernama Guy Crescent bersama rekannya, Pierre-Étienne Guyot, dengan nama Paris Football Club. Kemudian mereka merger dengan klub milik Henri Patrelle, Stade Saint-Germain, sehingga berubah nama menjadi Paris Saint-Germain.
Sempat berjaya di awal 2000an, PSG mengalami krisis di pertengahan tahun 2000. Beruntung, PSG diakuisisi oleh Qatar Sports Investments (QSI) yang dipimpin oleh Nasser Al-Khelaifi pada 2011. Sejak saat itu, PSG mendominasi di kancah domestik dan bisa bersaing di Eropa karena banyak pemain bintang didatangkan maca Neymar, Kylian Mbappe, hingga Lionel Messi.
2. Manchester City
Sama seperti PSG, Manchester City yang berdiri sejak 1894 ini bukan klub papan atas di Liga Inggris. Namun, nasib mereka berubah setelah Abu Dhabi United Group yang dipimpin Sheikh Mansour membeli Manchester City pada 2008.
Sejak dibeli oleh konglomerat asal Timur Tengah itu, City menjelma klub kuat di Liga Inggris dan Eropa dengan banyaknya pemain bintang didatangkan.
3. Malaga
Beralih ke Liga Spanyol, pada 2010 Malaga diakuisisi oleh seorang anggota keluarga kerajaan Qatar, Sheikh Abdullah Al Thani. Sejak saat itu, Malaga mulai tampil lebih baik.
Namun, Malaga mengalami penurunan performa sejak beberapa musim terakhir dan kini bermain di Segunda Division, atau divisi kedua dalam piramida sepak bola Spanyol. Hal ini juga disebabkan karena Sheikh Abdullah belum banyak memberikan investasi.
4. Everton
Sebagai klub yang cukup berjaya di Inggris pada era 80an, Everton mulai kehilangan tajinya seiring perkembangan zaman. Akhirnya pada 2016, miliarder asal Iran, Farhad Moshiri, membeli 49,9% saham Everton.
Dalam beberapa musim terakhir Everton cukup getol merombak tim, seperti mendatangkan Carlo Ancelotti dan sederet pemain berkualitas. Namun, Everton belum juga bisa meraih prestasi apik.
5. Newcastle United
Newcastle menjadi klub Liga Inggris paling anyar yang dimiliki oleh pengusaha atau konglomerat asal Timur Tengah. Pada Kamis (7/10/2021) lalu, Newcastle resmi diakuisisi oleh Konsorsium Arab Saudi.
Konsorsium itu melibatkan Public Investment Fund atau Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi yang dipimpin oleh Mohammed bin Salman, PCP Capital Partners, dan Reuben Bersaudara. Dikabarkan nilai akuisisi Newcastle mencapai 300 juta poundsterling.
Terpopuler
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus