bolatimes.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan PSSI tidak hanya menargetkan lolos Piala Dunia dan Olimpiade, tetapi juga penampilan konsisten agar lolos kualifikasi Piala Dunia dan Olimpiade.
"Sebenarnya yang terpenting adalah bukan hanya menargetkan Piala Dunia dan Olimpiade. Tapi pertanyaannya, bisakah kita bertahan untuk lolos kualifikasi Olimpiade dan Piala Dunia," kata Erick dalam video pada akun Instagram-nya pada Senin.
Erick mengakui target tersebut tidak mudah, tetapi yakin bisa tercapai dengan fondasi yang kuat dalam manajemen PSSI dan terus mendorong sepak bola di level akar rumput untuk masa depan sepak bola Indonesia.
"Insya Allah, langkah ini untuk bisa melihat Garuda terbang tinggi hingga panggung dunia, yaitu Piala Dunia dan Olimpiade," kata dia.
Erick juga menjelaskan bahwa PSSI tidak akan berhenti belajar meningkatkan kualitas dari raksasa-raksasa Asia dan Eropa.
"Termasuk dengan JFA (Federasi Sepak Bola Jepang), DFB (Federasi Sepak Bola Jerman), KNVB (Federasi Sepak bola Belanda)," lanjut Erick.
Menteri BUMN itu mengungkapkan bahwa PSSI berencana menjalin kerja sama dengan Federasi Sepak Bola Korea Selatan.
"Tetangga kita seperti Korea (Selatan), Jepang, Arab Saudi sudah konsisten (lolos Piala Dunia). Itulah mengapa kita juga belajar dari Korea agar bisa diaplikasikan untuk Indonesia," pungkas Erick.
(Antara)
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?