bolatimes.com - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro menyebut laga melawan Barito Putera sebagai ukuran untuk timnya menyongsong Liga 1 musim 2019. Seto berharap anak asuhnya masih bisa berkembang untuk ke depannya.
PSS Sleman ditahan imbang 3-3 saat menjamu Barito Putera dalam laga lanjutan leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (31/1/2019).
Tiga gol dari tim tuan rumah yang diciptkan oleh Sidik Saimima, Ricky Kambuaya, dan Haris Tuharea dibalas tuntas oleh Prisca Elisa, Ramos da Silva, dan Yakob Sayuri.
Kendati demikian, PSS Sleman berhak maju ke babak 16 besar karena unggul agregat 5-4 atas Barito Putera.
Bagi Seto Nurdiantoro, laga tersebut sebenarnya tidak terlalu menegangkan untuknya meski tensi pada laga tersebut sangat tinggi. Seto justru menjadikan laga melawan Barito Putera sebagai ukuran untuk timnya menyongsong Liga 1 musim 2019.
"Menegangkan sih tidak. Tetapi pada laga ini kami banyak belajar. Artinya di Liga 1 nanti akan ada banyak sekali perubahan-perubahan, jadi ini menjadi salah satu barometer buat kita," kata Seto Nurdiantoro usai pertandingan.
Pelatih yang mengantar PSS Sleman juara Liga 2 itu pun berharap performa timnya terus berkembang, terutama ketika sudah berlaga di liga teratas Indonesia.
"Mudah-mudahan penampilan anak-anak bukan maksimalnya di sini, jadi masih kita bisa tingkatkan (untuk Liga 1).Tapi minimal kita sudah mengetahui bagaimana gambaran di Liga 1," pungkas Seto.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?