Senin, 08 Agustus 2022
Husna Rahmayunita : Rabu, 30 Maret 2022 | 15:28 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Bolatimes.com - Pelatih Timnas Portugal Fernando Santos sesumbar anak asuhnya bisa menjadi juara Piala Dunia 2022 Qatar. Klaim ini disampaikannya selepas Portugal melibas Makedonia Utara dengan skor 2-0 di playoff Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Rabu (30/3/2022) dini hari WIB.

Dwigol Bruno Fernandes menjadi penyelamat Selecao das Quinas --julukan Timnas Portugal-- setelah sebelumnya membungkam Turki.

Hasil ini membuat Portugal tidak pernah absen dalam enam edisi terakhir Piala Dunia. Akan tetapi, prestasi terbaik mereka dalam periode tersebut hanyalah juara keempat pada edisi 2006 di Jerman.

Meski begitu, Santos sesumbar jika Portugal membidik gelar juara di Qatar 2022 nanti, yang mana ini akan jadi gelar ketiganya bersama Portugal setelah sebelumnya membawa tim kampiun Euro 2016 dan UEFA Nations League pada edisi 2018/2019.

"Satu-satunya mimpi yang saya miliki adalah memenangkan kompetisi ketiga. Saya sudah memenangkan dua, sekarang saya memimpikan Piala Dunia," koar Fernando Santos seperti dikutip dari Tribal Football.

"Kami punya material untuk bisa berjaya di Qatar, itu tak perlu diragukan. Kami punya pemain-pemain berkualitas, pemain-pemain top kombinasi senior dan junior. Saya tak melihat alasan mengapa kami tak bisa jadi juara," sesumbar pelatih berusia 67 tahun itu.

"Tentu kami akan bertanding di turnamen November nanti (mulai bergulirnya Piala Dunia 2022 Qatar) dengan pikiran bahwa kami berjuang untuk gelar juara.

"Selamat kepada para pemain atas sikap fantastis yang mereka miliki di babak kualifikasi dan khususnya di play-off ini. Tim Makedonia Utara ini tidak seperti yang orang lain pikirkan, mereka tahu cara bermain."

"Tapi dengan semangat fantastis dan kreativitas para pemain, dan dukungan fantastis dari publik, kami berhasil. Kemenangan ini adil dan pantas. Kami berada di Piala Dunia, beruntungnya 11 juta orang Portugis," tutup eks pelatih Porto itu.

(Suara.com/Rully Fauzi)

BACA SELANJUTNYA

6 Rekor Piala Dunia yang Hingga Kini Belum Terpecahkan