Stephanus Aranditio | Irwan Febri Rialdi
Pelatih Timnas Thailand, Milovan Rajevac. (Sok. Affsuzukicup.com).

Bolatimes.com - Pelatih Timnas Thailand, Milovan Rajevac, menilai Malaysia memang layak untuk melanggang ke partai puncak Piala AFF 2018. Walau begitu, ia tak menampik jika dirinya bersama tim sangatlah kecewa.

Timnas Thailand gagal menaklukkan Malaysia pada leg kedua semifinal Piala AFF 2018 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Rabu (06/12/18). Skuat Gajah Putih ditahan imbang 2-2. Hasil itu membuat skuat Harimau Malaya berhak melaju ke final Piala AFF 2018 berkat regulasi keunggulan gol tandang.

Selepas pertandingan, pelatih Milovan Rajevac mengaku kecewa dengan performa anak asuhnya yang gagal menunjukkan peningkatan setelah ditahan tanpa gol di leg pertama. Selain itu, Thailand juga membuang kesempatan emas setelah gagal memanfaatkan hadiah penalti di masa injury time.

Baca Juga:
Alasan Jose Mourinho Setelah Hampir Kalah dari Arsenal

Meski demikian, pelatih asal Serbia itu tetap lapang dada. Ia memuji pasukan skuat Harimau Malaya layak untuk tampil di final di kejuaran antara negara Asia Tenggara tersebut.

Thailand vs Malaysia. (Dok. affsuzukicup.com).

''Tentu saja saya tak puas karena kami tak lolos ke final. Tapi, ini pengalaman buat pemain. Saya ingin mengucapkan selamat pada tim Malaysia. Mereka layak bermain di final,'' kata Rajevac di situs resmi Piala AFF.

''Pada dua laga semifinal, tim Malaysia jelas memperlihatkan tekad dan agresivitas. Mereka sangat ingin mencapai final,'' imbuhnya.

Baca Juga:
Jadwal Lengkap Pekan Terakhir Liga 1, Persija & PSM Main Bareng

Namun, kesedihan Milovan Rajevac bersama Timnas Thailand tak bisa dibiarkan berlarut-larut. Pasalnya, mereka sudah ditunggu turnamen yang lebih bergengsi yakni, Piala Asia 2019.

Pada ajang tersebut, skuat Gajah Putih akan kembali diperkuat para bintang mereka yang sebelumnya absen seperti Teerasil Dangda, Chanathip Songkrasin, Teerathon Bunmathan, dan Kawin Thamsatchanan.

Baca Juga:
Daftar Kandidat Pelatih dan Pemain Terbaik Liga 1 2018

Load More