Stephanus Aranditio
Pemain timnas Jerman, Mesut Ozil (Sumber: Twitter)

Bolatimes.com - Ayah kandung dari pemain tim nasional Jerman, Mesut Ozil menyarakan anaknya untuk pensiun saja dari timnas Jerman karena gagal bersinar di Piala Dunia 2018. Skuat Der Panser meraih hasil buruk dalam Piala Dunia edisi ke-21 ini, mereka tersingkir dari babak penyisihan grup.

Jerman tersingkir dengan status sebagai juru kunci grup F setelah dikalahkan Meksiko dan Korea Selatan, mereka hanya mampu mengoleksi tiga poin hasil dari satu kali kemenangan melawan Swedia pada pertandingan kedua grup F.

Sang ayah, Mustafa Ozil mengatakan putranya tersebut harusnya pensiun saja dari timnas Jerman sebagai bentuk tanggung jawab kegagalan di Rusia. Pemain Arsenal itu juga dihujani kritikan dan dituding jadi salah satu penyebab kegagalan tersebut.

Baca Juga:
Fern Hawkins, Kekasih Harry Maguire yang Senyumnya Manis Banget

"Jika saya berada dalam posisinya, saya akan mengatakan, 'Terima kasih, ini sudah cukup'," kata Mustafa.

Mustofa Ozil dan Mesut Ozil (Sumber: Twitter)

Bahkan, menurut Mustafa keberadaan Ozil di timnas Jerman sudah tidak direstui oleh suporter Jerman sebelum skuat asuhan Joachim Low itu berangkat ke Rusia.

"Dia sedang ambruk, kecewa, dan tersakiti. Fansnya mengolok-oloknya sebelum Piala Dunia di laga uji coba melawan Austria dan dia sendiri tidak tahu mengapa hal itu terjadi. Dia tidak perlu untuk membela diri."

Baca Juga:
Luis Suarez Tak Terima Perlakuan Griezmann Saat Kalahkan Uruguay

Mustafa juga menjelaskan situasi saat ini Mesut Ozil sedang kecewa berat dengan publik Jerman karena ia selalu menjadi kambing hitam atas kegagalan di Rusia.

"Dia sudah bermain sembilan tahun di timnas dan menjadi juara dunia. Di Jerman, situasinya adalah jika kami menang, maka kami menang sebagai tim, tetapi jika kalah, maka kami kalah karena Ozil."

"Dia menjadi kambing hitam sehingga saya paham bahwa dia sakit hati. Mesut sudah menjadi panutan selama bertahun-tahun. Tetapi situasi ini menjadi tidak jelas. Dia cinta dan berkomitmen untuk Jerman. Menjadikannya sebagai kambing hitam sangatlah tidak adil," jelas Mustafa.

Baca Juga:
Suporter Jerman Bajak 10.000 Kursi Laga Swedia vs Inggris

Load More