Rabu, 20 November 2019
Rauhanda Riyantama : Senin, 07 Oktober 2019 | 20:15 WIB

Bolatimes.com - Pebulutangkis spesialis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan masih dibekap cedera betis jelang keikutsertaannya di Denmark Open 2019 pada 15-20 Oktober mendatang.

Partner Hendra Setiawan itu mengaku masih sedikit merasakan ketidaknyamanan pada otot betis sebelah kanan, di samping kondisi cedera betis kiri yang sudah berangsur pulih.

Meski masih dibekap cedera betis, Ahsan mengatakan intensitas latihannya jelang tur Eropa ini tidaklah menurun. Hal itu membuat proses penyembuhan cederanya sedikit terhambat.

Namun, pebulutangkis 32 tahun itu memaklumi kondisi tersebut, lantaran persiapan menuju Denmark Open hanya kurang dari satu pekan lagi.

Suasana latihan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (11/9). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Ini kita harus persiapan lagi, karena kejuaraannya mepet. Yang penting saya jangan sampai sakit parah saja," tambahnya.

Cedera betis tersebut dialami Mohammad Ahsan saat mengikuti turnamen China Open 2019, 17-22 September lalu.

Saat itu, atlet 33 tahun tersebut mengeluhkan rasa sakit di di bagian betis kanan dan kiri saat memainkan laga babak kedua menghadapi Takuto Inoue/Yuki Kaneko (Jepang).

Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, menjadi finalis China Open 2019 usai kalah dari junior mereka Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di babak final, Minggu (22/9). [Humas PBSI]

Meski dibekap cedera, Ahsan bersama Hendra masih mampu melaju ke babak final, meski pada akhirnya harus puas menjadi runner-up usai dikalahkan kompatriotnya, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

"Jaraknya (turnamen ke turnamen) masih pendek, pasti ada trauma, tapi sebisa mungkin dihilangkan. Jangan sampai ada rasa takut, dibawa seperti normal saja. Insya Allah sampai Denmark sembuh total, saya rasa progresnya sudah baik," pungkas Mohammad Ahsan.