Irwan Febri Rialdi
Antonio Conte. (Instagram/@conteholic)

Bolatimes.com - Antonio Conte mengajukan syarat kepada petinggi Manchester United jika sudah 'deal' melatih Setan Merah. Ia ogah dipaksa memainkan pemain-pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo dan Paul Pogba andai memang tidak dibutuhkan di lapangan.

Ole Gunnar Solskjaer tengah menjadi sorotan setelah gagal membawa Manchester United tampil impresif awal musim ini.

Teranyar, juru taktik asal Norwegia itu tak mampu membawa timnya meladeni Liverpool. Dalam laga pekan kesembilan Liga Inggris, Setan Merah kalah telak 0-5 di Old Trafford, Minggu (24/10/2021).

Baca Juga:
Klasemen Terbaru Liga 1 2021/22 usai Persela Menang 1-0 atas Persik Kediri

Kondisi itu membuat nasib Solskjaer di Theatre of Dreams menjadi abu-abu. Banyak yang menyebut dirinya bakal dipecat, setidaknya pada akhir musim ini.

Melansir Mirror, Senin (25/10/2021), manajemen Manchester United disebut membuka peluang untuk merekrut Antonio Conte sebagai suksesor Solskjaer apabila MU gagal finsi empat besar musim ini.

Antonio Conte yang meraih gelar Liga Inggris bersama Chelsea, saat ini tengah menganggur setelah hengkang dari Inter Milan awal musim ini.

Baca Juga:
Soal Surat Elkan Baggott, Ketum PSSI: Kami Sudah Memaafkan

Mantan pelatih Inter Milan, Antonio Conte. [Miguel MEDINA / AFP]

Conte dilaporkan terbuka untuk melatih Manchester United, tetapi dengan beberapa syarat. Pelatih Italia itu diklaim tidak senang dengan struktur yang ada di United.

Eks pelatih Juventus itu tidak mau jika dipaksa memainkan nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo dan Paul Pogba ke dalam starting XI pilihannya.

Conte disebut ingin memegang kendali penuh terkait pemilihan pemain, dan di sisi lain juga tengah menunggu siapa pengganti Ed Woodward di posisi wakil ketua eksekutif klub.

Baca Juga:
Minta Maaf ke PSSI, Elkan Baggott: Saya Siap Berikan Semuanya untuk Timnas

Di luar aspek struktur klub, gaya main Manchester United arahan Solskjaer dianggap sangat berbeda dengan filosifi Antonio Conte.

Setan Merah saat ini tampil mengandalkan kecepatan dan transisi cepat sebagai andalan dalam mencetak gol. Sementara Conte sebaliknya, menyukai pendekatan sepak bola yang lebih lambat.

Kondisi berpotensi membuat Manchester United mengalami perubahan besar dalam susunan pemain seperti saat Solskjaer mengambil alih pekerjaan Jose Mourinho.

Baca Juga:
Prediksi Timnas Indonesia U-23 vs Australia, Saatnya Garuda Muda Berjaya

(Suara.com/Arief Apriadi)

Load More