hitekno.com - Nama Sir Alex Ferguson sudah pasti dikenal penggemar sepak bola meskipun bukan fan Manchester United (MU), manajer dengan hobi mengunyah permen karet.
Satu hal menarik yang tak pernah ditinggalkan Sir Alex Ferguson saat menemani Manchester United bertanding, adalah mengunyah permen karet.
Bukan tanpa alasan Sir Alex Ferguson melakukan hal itu, ternyata ada cerita cukup menyedihkan mengapa pria Skotlandia ini berlaku demikian.
Sir Alex Ferguson mengunyah permen karet bukan untuk menghilangkan rasa bosan ketika Man United terlalu sering memenangi pertandingan.
Dikutip dari Manchester Evening News, mengunyah permen digunakan Sir Alex meredakan batuk yang terlalu sering dialaminya.
Tepat saat Sir Alex menjalani laga perdana bersama Man United melawan Oxford di tahun 1986.
Sebelumnya, Jim McGregor selaku fisioterapis Man United saat itu menyarankan Sir Alex mengonsumi obat untuk meredakan batuk.
Akan tetapi, Sir Alex menolaknya dan hal itu membuat bingung Jim McGregor hingga akhirnya menemukan cara jitu meredakan batuk dengan mengunyah permen karet.
"Tidak, tidak, saya tidak menginginkan apa pun. Hanya butuh sesuatu yang bisa saya lakukan." ucap Sir Alex Ferguson.
"Dia mulai mengunyah permen karet selama pertandingan atas saran saya." kata Jim McGregor dikutip dari Sportbible.
Sir Alex menerima dengan baik saran McGregor, sejak saat itu ia kerap kali mengunyah permen karet di setiap laga Man United hingga pensiun di tahun 2012.
Lantas berapa banyak permen karet yang dikunyah Sir Alex selama 26 tahun menjadi manajer Man United? hal ini tentu menjadi pertanyaan.
Menurut laporan Sportbible, selama waktu itu Sir Alex menghabiskan setidaknya tiga ribu bungkus permen karet, tentu bukan jumlah yang sedikit.
Bahkan saking ikoniknya, muncul kejadian menarik soal permen karet di laga terakhir Sir Alex bersama Man United, saat itu melawan West Bromwich Albion.
Ada satu penonton yang sengaja memungut dan menyimpan permen karet bekas kunyahan Sir Alex, setelah itu ia menjualnya secara online di ebay.
Tak tanggung-tanggung, permen karet bekas itu dijual seharga 390 ribu poundsterling atau sekitar Rp 7,5 miliar.
Namun demikian hasil penjualan permen karet bekas kunyahan Sir Alex itu disumbangkan ke badan amal milik klub berjuluk Setan Merah itu.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat