Galih Priatmojo
Cuplikan hasil Teknologi Ref Cam/ (Dok. rt.com)

Bolatimes.com - Revolusi teknologi tampaknya makin merambah dunia sepak bola. Sebelum booming penggunaan Video Assistant Reeferees (VAR) di gelaran Piala Dunia 2018, para pelaku dan penggemar sepak bola dikejutkan dengan munculnya teknologi Ref Cam.

Teknologi ini kali pertama dirilis oleh Major League Soccer (MLS) setahun lalu. Dengan tujuan memberikan perspektif berbeda dalam menikmati indahnya seluk beluk sepak bola, sebuah kamera mungil dipasang ke tubuh wasit.

Seperti dilansir dari rt.com, teknologi ini diuji coba ketika Real Madrid melakoni laga pra musim menghadapi tim MLS All-Star pada 3 Agustus 2017 lalu.

Baca Juga:
Starting XI Terbaik di Piala Dunia 2018 Pilihan Suporter

Wasit Allen Chapman yang memimpin pertandingan mengenakan kamera tubuh sepanjang laga yang digelar di Soldier Field, Chicago. Dalam pertandingan itu, Real Madrid akhirnya menang 4-2 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 dalam waktu normal.

Dirilis lewat YouTube MLS, dalam klip yang berdurasi tiga menit itu memberikan sensasi menonton sepak bola dari sudut yang benar-benar berbeda dan menakjubkan. Tidak hanya gol dan momen terbaik, tetapi juga insiden besar permainan seolah hadir di depan mata penonton.

Ketika Chapman menolak banding penalti dari Real Madrid, gelandang Toni Kroos dan pemain sayap Lucas Vazquez terlihat tengah berinteraksi dengan penonton.

Baca Juga:
Juan Mata Ingin Kembali Berseragam Timnas Spanyol

Mereka yang di Amerika menonton pertandingan langsung di Fox bahkan diberi pilihan untuk menonton pertandingan langsung dari kamera itu sendiri.

Ref Cam sebelumnya telah digunakan sebagai bagian dari siaran reguler rugby union di Inggris dan juga digunakan ketika tim MLS All Star bermain menghadapi AS Roma pada tahun 2013.

Baca Juga:
Joao Moutinho dan Sosok di Balik Aroma Portugal di Tubuh Wolves

Teknologi Ref Cam tersebut sejatinya hasil eksperimen yang dibuat FOX Sports Lab. Semangatnya terutama untuk memberikan sensasi lain dalam menyaksikan sebuah pertandingan di lapangan. Meski masih memerlukan sejumlah perbaikan, pihak FOX Sports Lab meyakini penggunaan teknologi semacam itu di masa depan akan segera jadi kebutuhan utama.

"Saya pikir penggunaan teknologi itu akan menjadi hal yang besar bagi kita di masa depan," kata Wakil Senior Bidang Senior Bidang Teknik, Wakil Bidang Kerja & Teknis, Michael Daviers seperti dinukil dari sporttechie.com.

Baca Juga:
Tak Henti Dukung Karius, Casillas Kini Unggah Video Blundernya

Load More