Bolatimes.com - Liga Spanyol atau La Liga harus merelakan berakhirnya era MSN dan BBC usai Karim Benzema memilih angkat kaki dari Real Madrid.
Penyerang berkebangsaan Prancis itu memutuskan angkat kaki setelah kontraknya bersama tim berjuluk Los Blancos tersebut habis pada Juni 2023.
Adapun keputusannya hengkang tak lepas dari usianya yang kian menua. Sebagai catatan, Benzema sendiri saat ini telah berusia 35 tahun.
Demi mempermudah proses regenerasi Real Madrid, ia memutuskan hengkang agar timnya mendatangkan penyerang baru.
Selain itu, keputusan eks penyerang Olympique Lyon itu hengkang adalah karena hadirnya tawaran dari klub Arab Saudi, yakni Al Ittihad.
Beredar laporan bahwa Al Ittihad dilaporkan menawari kontrak bernilai fantastis agar Benzema mau bergabung di musim depan.
Tak tanggung-tanggung, juara Liga Arab Saudi 2022/2023 itu menawarinya bayaran sebesar 400 juta euro (Rp6,3 triliun) untuk dua tahun.
Dengan kata lain, Benzema pun akan mendapat bayaran 200 juta euro atau setara Rp3,1 triliun per tahunnya bersama Al Ittihad.
Terlepas dari teka-teki alasannya hengkang, keputusan Benzema meninggalkan Real Madrid pun menandai berakhirnya era MSN dan BBC di Liga Spanyol.
Era MSN dan BBC ini sempat membuat Liga Spanyol menjadi liga terbaik di dunia karena para bintang di dua kubu, yakni Barcelona dan Real Madrid.
Era MSN dan BBC Jadi Kejayaan Liga Spanyol
Liga Spanyol sempat mengalami masa kejayaan dari 2014 hingga 2017 seiring hadirnya trio dari dua rival abadi, yakni Barcelona dan Real Madrid.
Di kubu Barcelona, ada nama MSN yang merupakan singkatan dari trio Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar. Uniknya ketiga pemain ini berasal dari Amerika Selatan.
Sedangkan dari Real Madrid ada BBC yang merupakan singkatan dari trio Karim Benzema, Gareth Bale, dan Cristiano Ronaldo yang berasal dari kawasan Eropa.
Kedua trio ini menjadi ikon bagi Liga Spanyol atau La Liga. Apalagi trio ini berada di Barcelona dan Real Madrid yang punya rivalitas tinggi.
Selama tiga musim, trio ini saling bersaing membawa klubnya menjadi penguasa di Liga Spanyol dan juga di daratan Eropa.
Persaingan kedua trio ini bahkan terlihat saat Barcelona dan Real Madrid bertemu, sehingga menjadi bumbu dari laga El Clasico atau duel klasik antara kedua tim.
Setelah persaingan berlangsung selama tiga musim, trio MSN mulai pudar yang diawali dengan hengkangnya Neymar ke Paris Saint-Germain pada 2017.
Setahun berselang, trio BBC juga harus kehilangan sosok vital pada Cristiano Ronaldo yang hengkang dari Real Madrid ke Juventus pada 2018.
Saat trio ini menyisakan dua penggawa, pada 2020 Barcelona harus merelakan Luis Suarez hengkang dan disusul Lionel Messi yang pergi pada 2021, sehingga menandai era MSN.
Berakhirnya era MSN pada 2021 kemudian diikuti oleh Real Madrid yang harus kehilangan Gareth Bale pada musim panas 2022.
Barulah setahun berselang, era MSN dan BBC berakhir dengan hengkangnya Karim Benzema pada musim panas 2023 usai kontraknya habis pada musim panas 2023.
Berakhirnya era ini membuat Liga Spanyol pun ditakutkan akan kehilangan pamornya. Apalagi mulai hengkangnya banyak bintang sepak bola dari negeri Matador.
Akankah Barcelona dan Real Madrid bisa memiliki trio baru yang mampu membangkitkan kembali gairah Liga Spanyol di kancah dunia sepak bola?
Tag
Berita Terkait
-
Mbappe Bersinar, Real Madrid Hajar WSG Tirol 4-0 Tutup Pramusim
-
Marcus Rashford Bongkar Kekacauan MU: Tidak Ada Rencana Jangka Panjang
-
Inigo Martinez Pilih Uang Besar daripada Treble Bersama Barcelona
-
Napoli Resmi Dapatkan Pemain Buangan Real Madrid, I Partenopei Siap Pertahankan Scudetto
-
Lamine Yamal Diklaim Calon Ballon dOr, Lewandowski: Kalau Bukan Tahun Ini, Tahun Depan
-
Real Madrid vs Javier Tebas: Perang Besar Soal Laga Barcelona di Miami
-
Real Madrid Krisis Pemain: Xabi Alonso Pusing Hadapi LaLiga Tanpa Bellingham
-
Pep Guardiola Ngidam Rodrygo, City Siap Rogoh Rp1,7 Triliun
-
Lamine Yamal Kembali Tersandung Skandal! Diduga Bercumbu dengan Nicki Nicole
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025