Husna Rahmayunita
Timnas Ekuador.(Reuters/Wolfgang Rattay)

Bolatimes.com - Isu dugaan pemalsuan dokumen membuat FIFA dikabarkan tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan pengaturan pertandingan yang dilakukan timnas Ekuador untuk lolos ke Piala Dunia 2022.

Kabar ini dibagikan FIFA melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Rabu (11/5/2022), penyelidikan dilakukan terkait tuduhan FA Chili.

FA Chili menuduh bahwa Ekuador telah melakukan pemalsuan dokumen terhadap salah satu pemain mereka, Byron Castillo yang diklaim telah dituakan umurnya.

Chili menyebut bahwa Castillo merupakan pemain yang lahir pada tahun 1995 dan bukan lahir di tahun 1998 seperti yang tertulis dalam dokumen Ekuador.

Castillo diketahui sudah bermain sebanyak delapan pertandingan di babak kualifikasi, termasuk salah satunya melawan Chili.

Chili menjadi penyumbang empat poin untuk Ekuador hingga memastikan mereka gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar.

Sementara Castillo tidak dimainkan saat Ekuador berhadapan dengan Peru, hal inilah yang membuat mereka menuntut Ekuador memberi bukti.

Jika dinyatakan bersalah maka kemungkinan besar Ekuador bakal kehilangan poin dari pertandingan di mana Castillo dimainkan.

Termasuk empat poin dari Chilli, menarik dinantikan bagaimana perkembangan kasus yang dialami Ekuador atas laporan dari Chili ini.

Dimana banyak suporter yang berharap bahwa keajaiban terjadi sehingga Italia bisa kembali ke pentas Piala Dunia 2022 Qatar meski gagal lolos.

Salah satunya berharap ada satu kontestan di putaran final yang dieliminasi karena masalah tertentu, seperti salah satunya yang dialami Ekuador saat ini.

(Kontributor: Eko isdiyanto)

Load More