Bolatimes.com - Italia merupakan kampiun Euro 2020, tapi Gli Azzurri gagal memastikan diri ke Piala Dunia 2022. Sebab, mereka kalah tipis 0-1 dari Makedonia Utara di babak playoff, Jumat (25/3/2022) dini hari WIB.
Makedonia berhasil menang 1-0 berkat gol tunggal Aleksandar Trajkovski di injury time, tapatnya pada menit ke-92. Kekalahan ini jadi pil pahit bagi anak asuh Roberto Mancini.
Setelah tampil menawan di Euro 2020 dan meraih juara, Gli Azzurri malah tak bisa lolos ke Piala Dunia. Pedihnya lagi, ini merupakan kedua kalinya secara beruntun mereka gagal mentas di ajang tertinggi antardunia.
Nah, ternyata bukan hanya Italia saja yang gagal lolos ke Piala Dunia usai menjuarai Euro. Setidaknya ada tiga negara yang sebelumnya bernasib sama
1. Cekoslovakia
Cekoslovakia merupakan negara yang kini pecah jadi Republik Ceko dan Slovakia. Negara tersebut pernah jadi juar Euro pada edisi tahun 1976.
Meski berstatus juara Euro 1976, Cekoslovakia gagal lolos ke ajang Piala Dunia tahun 1978 yang digelar di Argentina.
Pasalnya, Cekoslovakia kalah saing dalam babak kualifikasi. Mereka satu grup dengan Skotlandia dan Wales.
Sayangnya, Cekoslovakia gagal lanjut ke putaran final Piala Dunia 1978 usai kalah dua kali di babak kualifikasi. Dalam grup itu, Skotlandia yang sukes lolos.
2. Denmark
Baca Juga
Denmark berhasil menjadi juara dalam edisi Euro 1992. Kala itu, tim berjuluk Danish Dynamite diisi pemain top seperti Peter Schmeichel, hingga Brian Laudrup.
Mereka pun akhirnya menang Euro 1992 usai mengalahkan Jerman di partai final.
Sayangnya, Denmark yang berstatus juara Euro 1992 gagal melaju ke Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.
Denmark gagal lolos karena kalah saing dari Spanyol yang menjadi juara grup dan Republik Irlandia yang menempati runner up.
3. Yunani
Yunani merupakan negara kejutan yang berhasil juar euro 2004. Mereka sukses mengalahkan Portugal yang lebih diungulan dalam laga final.
Usai meraih kejayaan di Euro 2004, Yunani harus gigit jari di Piala Dunia 2006.
Pada laga kualifikasi terakhir, Yunani padahal menang atas Georgia. Namun, di laga lain, Turki juga menang dari Albania.
Itu memupuskan harapan Yunani ke Piala Dunia 2006. Di grup tersebut Ukraina yang berhasil langsung lolos ke putaran final yang digelar di Jerman.
Berita Terkait
-
Chelsea Juara Dunia, Bonus Rp249 Miliar Mengalir ke Keluarga Jota
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Baru Gabung, Federico Bernardeschi Bikin Bologna Was-was
-
Kabar Menyedihkan Legenda AC Milan Franco Baresi: Doa Dipanjatkan Milanisti
-
Juventus Cuma Imbang Lawan Reggiana: Igor Tudor Tetap Puas, Kok Bisa?
-
Bocor! Pemain Keturunan Indonesia Rp31 M Bakal Dinaturalisasi Bareng Mauro Zijlstra
-
Dua Kali Selamat dari Kanker, Ann-Katrin Berger Bawa Jerman ke Semifinal Euro 2025
-
Otoritas Pajak AS Getok Chelsea Rp210 M Usai Juara Piala Dunia Antarklub
-
Pilih Jualan Parfum Dibanding Cari Klub Baru, Ini Duit yang Diraup Justin Hubner
-
Media Timur Tengah Remehkan Timnas Indonesia Segrup dengan Arab dan Irak
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang