Bolatimes.com - Chanathip Songkrasin bakal menjadi kapten Timnas Thailand pada kejuaraan Piala AFF 2020. Penunjukkan ini dilakukan langsung oleh manajer, Nualphan Lamsam.
Selain menunjuk Chanathip Songkrasin menjadi kapten, timnas Thailand kini juga memiliki dua pemain yang diangkat sebagai wakilnya.
"Saya menunjuk Jay (Chanathip) Sebagai kapten tim. Siwarak Tedsungnoen dan Teerasil Dangda sebagai wakil kapten),” ujarnya.
Nualphan beralasan, Chanatip sukses menampilkan performa impresif bersama klub Liga Jepang, Consadole Sappo. Selain itu, Chanatip juga juga sudah memiliki pengalaman tampil di ajang Piala AFF.
"Dia tampil bagus di Liga Jepang bersama Consadole Sapporo. Ia juga sukses dan berpengalaman di Piala AFF," ujarnya.
"Chanatip pertama kali tampil pada Piala AFF yakni pada edisi 2012. Dia adalah sosok yang tepat menjadi kapten timnas Thailand,” lanjutnya.
Berikut Bolatimes.com menyajikan sejumlah fakta menarik dari Chanathip Songkrasin, pemain bintang yang ditunjuk jadi Kapten Timnas Thailand
1. Dijuluki ‘Messi-nya Thailand’
Chanathip Songkrasin mendapatkan julukan dari penggemarnya sebagai ‘Messi-nya Thailand’. Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini memang sering menjadi pencetak peluang di sektor lini depan.
Chanatip dikenal memiliki kecepatan, kelincahan, serta kemampuan dribel yang mampu melewati satu hingga tiga pemain bertahan lawan.
Bahkan, kedua kakinya sama-sama kuat. Kemampuan lain yang dimiliki Chanatip ialah melepaskan sepakan keras yang akurat dari luar kotak penalti.
2. Debut di TImnas Thailand pada Usia 19 Tahun
Chanathip Songkrasin pertama kali mendapatkan kesempatan debut saat Timnas Thailand masih berada di bawah asuhan Winfried Schafer.
Saat itu, dia mencatatkan penampilan pertama pada kejuaraan Piala Raja 2012. Semenjak saat itu, pemain yang saat itu berusia 19 tahun ini langsung tampil di ajang Piala AFF 2012.
3. Dua Emas SEA Games dan Dua Gelar Piala AFF
Setelah mencatat debut di timnas senior pada usia 19 tahun, Chanatip juga berhasil moncer ketika bermain bersama timnas U-23.
Pada ajang SEA Games, misalnya, dia sukses mempersembahkan dua medali emas. Masing-masing diraih pada edisi 2013 dan 2015.
Selain ajang SEA Games, catatan impresif lainnya Chanatip di kawasan Asia Tenggara ialah meraih dua kali gelar juara Piala AFF.
Masing-masing gelar bergengsi di kawasan ASEAN itu diraih Chanatip pada edisi 2014 dan 2016.
4. Pecahkan Rekor di Piala AFF
Chanathip mendapat penghargaan individu sebagai pemain terbaik Piala AFF 2014 setelah membawa Thailand menjadi juara.
Gelar itu membuat Chanathip menjad pemain termuda di ajang Piala AFF yang meraih gelar sebagai pemain terbaik. Sebab, saat itu usianya baru menginjak 21 tahun.
Pada edisi selanjutnya, yakni Piala AFF 2016, Chanathip sukses meraih pencapaian serupa. Dia sukses meraih gelar juara sekaligus menyabet penghargaan sebagai pemain terbaik.
Dengan penghargaan MVP ini, Chanathip menjadi pemain pertama yang meraih gelar pemain terbaik Piala AFF sebanyak dua kali.
Berita Terkait
-
Waspada, Berikut 4 Bek Thailand yang Diprediksi Bikin Ramadhan Sananta Mati Kutu
-
Kurang Kuat, Pelatih Thailand Tak Tertarik Lawan Indonesia di Semifinal Piala AFF U-23 2023
-
Profil Pattarra Soimalai, Striker Thailand yang Tebar Ancaman untuk Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023
-
2 Pemain Langganan Timnas Thailand yang Berkarier di Indonesia, Terkini Elias Dolah
-
Profil Ekanit Panya, Gelandang Timnas Thailand yang Direkrut Raksasa Jepang Urawa Reds Diamond
-
Deretan Pemain Abroad Timnas Thailand yang Pulang Kampung, Chanathip Nyerah di Liga Jepang
-
Chanathip Songkrasin Resah, Stadion Rajamangala Lebih Banyak Dipakai Konser daripada Timnas Thailand
-
Profil Nathan Tunchatchawan, Bek Timnas Thailand U-19 yang Resmi Bergabung dengan Klub Liga Inggris
-
Pulang Kampung, Bintang Timnas Thailand Blak-blakan Gagal Perkuat Klub Jepang
-
Kondisi Terkini Bek Timnas Thailand usai Kepala Kena Tendang Lawan di BRI Liga 1
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang