Bolatimes.com - Kemenangan timnas Rusia atas timnas Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia cukup mengejutkan dan rupanya membuat beberapa suporter bereaksi berlebihan.
Salah satunya adalah seorang warga Jerman keturunan Rusia yang merayakan kemenangan Tim Beruang Merah dengan memamerkan senjata AK-47 di jalanan kota Essen, Jerman.
Dilansir dari ESPN, polisi wilayah Essen Jerman mengonfirmasi bahwa mereka telah menyita sepucuk senapan AK-47 yang dibawa suporter Rusia.
Polisi mengatakan, suporter Rusia ini merupakan warga negara Jerman keturunan Rusia. Saat timnas leluhurnya mampu mengalahkan Spanyol dia sangat kegirangan, saking bangganya dia pun mengendarai mobil sambil memamerkan senjata AK-47.
Pihak keamanan setempat enggan untuk memberi tahu identitas suporter yang membawa senjata, namun diketahui bahwa suporter Rusia tersebut berusia 39 tahun.
Setelah Rusia sebagai tim tuan rumah berhasil melaju ke perempat final di Piala Dunia 2018 pasca mengalahkan timnas Spanyol, saksi mata melaporkan ada mobil Mercedes putih melaju di jalanan sibuk di Essen, salah satu kota besar di Jerman.
Saksi mata menambahkan, selain mengibarkan bendera Rusia, pengemudi juga terlihat membawa senjata. Polisi kemudian menghentikan mobil tersebut dan benar saja ternyata ada senjata AK-47 di dalam mobil.
Suporter Rusia yang membawa senjata AK-47 ternyata tidak sendirian, di dalam mobil Mercedes putih tersebut juga ada empat teman dan anggota keluarganya, termasuk anak kecil berusia 11 tahun.
Suporter Rusia yang membawa AK-47 untuk merayakan kemenangan Tim Beruang Merah atas Spanyol telah melanggar undang-undang Kriegswaffenkontrollgesetz atau Undang-undang Pengendalian Senjata.
Pelakunya bisa dikenai sanksi pidana penjara selama lima tahun berdasarkan hukum yang berlaku di Jerman.
Berita Terkait
-
Dua Kali Selamat dari Kanker, Ann-Katrin Berger Bawa Jerman ke Semifinal Euro 2025
-
Skandal Pesta Liar, Jawaban Lamine Yamal Singkat Jelas Padat: Nikmatnya Hidup!
-
Legenda Real Madrid Raul Jadi Kandidat Kuat Pelatih Spanyol U-21
-
Timnas Jerman Jadi Tim Pertama Lolos ke Babak 16 Besar Euro 2024, Terlalu Mudah?
-
Ambisi Granit Xhaka Bisa Semulus Bayer Leverkusen? Percaya Timnas Swiss Juara di Bawah Kendali Murat Yakin
-
Fabio Quartararo Tak Ingin Kendorkan Semangat di MotoGP Jerez
-
Jadwal MotoGP Spanyol 2024, Diggia dan Bezzecchi Mengaku Optimistis
-
Di Mana Laga Pembuka Euro 2024 Digelar? Ini 10 Daftar Stadion yang Digunakan
-
Mengenal Euro 2024: Jadwal Pertandingan, Tuan Rumah, Format dan Penjualan Tiket hingga Laga Pembuka-Final
-
5 Negara Kandidat Kuat Juara Euro 2024, No 4 Ingin Ukir Sejarah
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang