Bolatimes.com - Berlaga di Wembley, pertandingan antara Tottenham Hotspur kontra Arsenal pada pekan ke-29 Liga Primer Inggris diakhiri tanpa pemenang setelah hanya bermain imbang 1-1, Sabtu (2/3/2019). Meski begitu, Unai Emery justru sanjung permainan anak asuhnya.
Berstatus sebagai tuan rumah, Tottenham Hotspur tampil lebih dominan menghadapi Arsenal. Tercatat mereka memiliki penguasaan bola hingga 60 persen.
Walau begitu, catatan tersebut tak mampu jadi ukuran bahwa anak asuhan Mauricio Pochettino mampu memenangkan laga. Nyatanya, Arsenal meski tak memiliki banyak penguasaan bola memiliki peluang sama besar dengan Spurs dan bahkan mereka unggul lebih dulu lewat Aaron Ramsey di menit ke-16 sebelum kemudian disamakan Spurs lewat penalti Harry Kane di menit 74.
Tak salah jika kemudian Unai Emery menyanjung kinerja anak asuhnya di laga penting itu. Emery bahkan angkat jempol untuk permainan timnya yang kompak sepanjang laga hingga mampu menyulitkan tuan rumah dan nyaris mampu menggondol tiga poin.
Sanjungan Emery itupun didukung dengan catatan yang diberikan Whoscored. Dari percobaan tendangan ke arah gawang, meski kalah penguasaan bola, Arsenal mampu membuat sembilan percobaan dan empat peluang on target. Sedangkan Spurs memiliki sepuluh peluang dan tiga on target.
Tak hanya itu, dari sisi pertahanan, Meriam London berhasil menggagalkan 34 upaya serangan dari Spurs dengan 24 tekel yang berhasil dilakukan. Sementara Spurs hanya mampu melakukan 14 tekel dari 25 upaya yang dilakukan Arsenal.
"Saya angkat jempol untuk para pemain kami yang benar-benar kompak sepanjang laga di luar hasil yang berakhir imbang," ungkapnya seperti dilansir dari Sky Sports.
"Kami menciptakan peluang, mencetak gol dan nyaris saja memenangkan laga. Mereka juga punya peluang tapi kami bisa mengatasi itu. Kami bermain dengan kolektif sebagai tim dan secara taktik kami beradaptasi dengan baik. Itulah mentalitas yang kami inginkan," tukasnya.
Berita Terkait
-
Luis Enrique: PSG Tidak Pantas Kalahkan Tottenham
-
Luis Enrique Mengaku Bingung Hadapi Tottenham Hotspur di Piala Super Eropa
-
Lucas Chevalier Jadi Pahlawan! PSG Raih Piala Super Eropa Pertama
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Geger di Old Trafford! Suporter Man United Batalkan Demo Besar, Ada Apa?
-
Benjamin Sesko Rp1,4 Triliun: Senjata Rahasia MU untuk Hancurkan Arsenal di Old Trafford?
-
Arsenal Minat Boyong Rodrygo dari Real Madrid tapi Ada Satu Syarat
-
Debut Lawan Mantan! Joao Palhinha Langsung Starter Saat Tottenham Tantang Bayern
-
Nico Paz Jadi Rebutan! Klub Orang Indonesia Tolak Duit Rp700 Miliar
-
Revolusi di Old Trafford: Suporter Man United Berontak Lawan Glazer dan Ratcliffe
Terkini
-
Here We Go! Eks Rekan Ole Romeny Jadi Senjata Baru PSIM Yogyakarta
-
Mario Lemos Kirim Pesan Perang untuk Persib: Kami Tak Akan Mundur!
-
Antonio Conte Sindir PSG Soal Belanja Gila-Gilaan: Kami Pilih Jalan Berbeda
-
Tudor Murka! Bela Mati-Matian Vlahovic dari Ejekan Suporter Juventus
-
Dari Blunder Fatal ke Pahlawan Adu Penalti: Debut Penuh Drama Lucas Chevalier
-
Transfer Fantastis! Malick Thiaw Gabung Newcastle dengan Harga Selangit
-
Debut Langsung Juara! Luca Chevalier Buktikan Depak Donnarumma Keputusan Tepat
-
Lucas Chevalier, Kiper Bergaya Playmaker yang Antar PSG Juara Piala Super Eropa
-
Lucas Chevalier Jadi Pahlawan! PSG Raih Piala Super Eropa Pertama
-
Kamu Akan Dirindukan! Surat Cinta Mohamed Salah untuk Darwin Nunez