Galih Priatmojo | Andiarsa Nata
Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga melakukan pemanasan saat laga melawan Tottenham Hotspur pada 27 Februari 2019 (Adrian Dennis/AFP)

Bolatimes.com - Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri tidak mengkhawatirkan nasib Kepa Arrizabalaga ke depannya. Sarri telah memastikan bahwa Kepa akan tetap menjadi kiper nomor satu The Blues meski pada laga melawan Tottenham Hotspur ia dicadangkan.

Kepa Arrizabalaga duduk manis di bangku cadangan saat Chelsea menaklukkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0 dalam laga lanjutan Liga Primer, Kamis (28/2/2019). Pada laga tersebut Maurizio Sarri menurunkan Willy Caballero.

Adapun keputusan Maurizio Sarri tersebut diambil karena sikap Kepa yang menolak perintah Sarri saat ingin menggantinya di laga final Piala Liga Inggris melawan Manchester City beberapa waktu lalu.

Baca Juga:
Minta Dikabulkan, Permintaan Top Skor Piala AFF Ini Bikin Jokowi Tertawa

Ekspresi pelatih Chelsea, Maurizio Sarri saat Kepa Arrizabalaga menolak untuk diganti (Adrian Dennis/AFP)

Kini, masalah tersebut kabarnya sudah selesai dengan Chelsea menjatuhkan hukuman kepada mantan kiper Athletic Bilbao tersebut. Sarri juga memastikan bahwa Kepa Arrizabalaga akan tetap menjadi kiper nomor satu The Blues.

"Tentu saja," jawab Maurizio Sarri ketika ditanya apakah Kepa akan tetap menjadi kiper nomor satu Chelsea dikutip dari Bleacher Report.

"Saya pikir itu keputusan yang tepat. Kepa membuat kesalahan besar. Dia membayar dengan klub. Kemudian dia harus membayar dengan tim. Tapi sekarang saya pikir kita harus berhenti. Kepa, mulai besok, akan bersama kita," jelas Sarri.

Baca Juga:
Satgas Anti Mafia Bola Beri Doa Timnas Indonesia, Jokdriyono Ikut Komentar

Meski begitu, Maurizio Sarri belum bisa memberikan kepastian apakah Kepa Arrizabalaga akan dimainkan pada laga melawan Fulham dalam laga lanjutan Liga Primer, Minggu (3/3/2019). Akan tetapi, mantan pelatih Napoli itu memastikan Kepa akan bermain di laga setelahnya.

"Saya tidak tahu apakah dia akan berada di lapangan di pertandingan berikutnya (melawan Fulham) atau tidak, tetapi di salah satu dari dua pertandingan berikutnya, pasti. Kami tidak bisa membunuhnya," kata Maurizio Sarri.

"Ketika Anda masih muda, saya pikir Anda bisa membuat kesalahan. Yang paling penting adalah bahwa Anda perlu memahami dengan baik, setelah setiap kesalahan. Jadi sekarang, bagi saya, masalahnya sudah ditutup," sambungnya lagi.

Baca Juga:
Tidur Bareng Trofi Juara, Bek Timnas Indonesia U-22 Ini Disorot Media Asing

Load More