Bolatimes.com - Karier kepelatihan Jose Mourinho di Manchester United telah resmi berakhir pada Selasa (18/12/2018). Mourinho tercatat telah menukangi Setan Merah selama kurang lebih dua setengah tahun. Bersamaan dengan itu, ada beberapa fakta menarik di balik dipecatnya The Special One.
Jose Mourinho dipecat dua hari setelah kekalahan menyakitkan 3-1 melawan Liverpool di pekan ke-17 Liga Primer pada Minggu (16/12/2018). Usai kekalahan itu, kabar pemecatan Mourinho memang sempat merebak.
Kini kabar itu pun menjadi kenyataan, Mourinho dipecat saat memasuki musim ketiganya bersama Manchester United. Seperti bagaimana yang diketahui, pelatih asal Portugal itu datang ke Old Traffod pada tahun 2016 menggantikan Louis Van Gaal.
Karier di Manchester United
Di musim pertamanya menukangi Manchester United, Jose Mourinho mampu mempersembahkan beberapa gelar di Old Traffrod. Sebut saja seperti trofi Liga Europa, Piala Liga, dan Community Shield berhasil disebet Mourinho.
Akan tetapi memasuki musim kedua, performa Manchester United di bawah arahan Jose Mourinho mulai menurun. Setan Merah terpaksa puasa gelar di musim 2017/18. Di musim ini juga lah Manchester United gagal meraih trofi Piala FA setelah menelan kekalan tipis 1-0 dari Chelsea di partai final.
Sementara di Liga Primer, saat itu Jose Mourinho membawa Manchester United finis diperingkat kedua dengan mengumpulkan 81 poin. Terpaut 19 poin dari Manchester City yang menjuari Liga Primer.
Memasuki musim 2018/19, perjalanan Jose Mourinho semakin sulit bersama Manchester United. Di awal musim, Setan Merah terseok-seok di klasemen Liga Primer, mereka menemukan kesulitan meraih kemenangan di setiap laga.
Bersamaan dengan penampilan buruk itulah isu pemecetan Jose Mourinho mulai berhembus. Akan tetapi kabar tersebut sempat meredam karena pelatih berusia 55 tahun itu mampu membawa Setan Merah come back.
Namun hal tersebut juga tidak bertahan lama hingga puncaknya kekalahan atas Liverpool di pekan ke-17 Liga Primer. Kekalahan tersebut akhirnya membuat perjalanan Jose Mourinho bersama Manchester United harus berakhir.
Dipecat di musim ketiga
Dengan dipecatnya Jose Mourinho oleh Manchester United saat memasuki musim ketiganya, hal tersebut menambah catatan buruk Mourinho dengan dipecat di musim ketiganya saat melatih sebuah klub.
Kasus seperti di Manchester United ini sempat dirasakan Mourinho saat dirinya menukangi Real Madrid dan Chelsea. Saat itu Jose Mourinho masih menangani Los Blancos pada periode 2010-2013. Setelah berhasil mempersembahkan gelar La Liga di musim 2011, Mourinho kemudian dipecat satu musim setelahnya atau pada tahun 2013.
Kemudian ketika Jose Mourinho bersama Chelsea, ia bersama The Blues dari periode 2013-2016. Saat itu Mourinho berhasil menyumbang gelar pada musim 2014/15 , setelah itu ia dipecat pada tahun 2016.
Dipecat setelah dikalahkan oleh Jurgen Klopp
Karier kepelatihan Jose Mourinho di sebuah klub bisa dikatakan beberapa kali berakhir karena Jurgen Klopp. Terhitung sudah tiga kali Mourinho dipecat setelah menelan kekalahan dari tim besutan Klopp, termasuk di Manchester United.
Melansir dari Liverpool Echo, ternyata sebelum Jose Mourinho dipecat setelah kalah dari Liverpool yang ditangani oleh Jurgen Kloop, Mourinho juga tercatat mengalami dua hal yang sama ketika masih menangani Real Madrid dan Chelsea.
Saat Jose Mourinho masih menangani Real Madrid, ia dipecat setelah Los Blancos menelan kekalahan 1-4 dari Borussia Dortmund yang dilatih Jurgen Klopp di babak semifinal Liga Champions pada musim 2012/13.
Sementara di Chelsea, Mourinho dipecat pada pertengahan musim 2015/16. Saat itu juga Mourinho dipecat setelah mengalami kekalahan dari Liverpool dengan skor 1-3. Kala itu Jurgen Klopp telah menangani The Reds yang baru saja tiba di Anfield pada 8 Oktober 2015.
Tag
Berita Terkait
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Chelsea Juara Dunia, Bonus Rp249 Miliar Mengalir ke Keluarga Jota
-
Liverpool Siap Rekrut Marc Guehi: Crystal Palace Terpojok di Bursa Transfer
-
Muda dan Berbakat, Giovanni Leoni Jadi Target Transfer Panas Liverpool
-
Marcus Rashford Bongkar Kekacauan MU: Tidak Ada Rencana Jangka Panjang
-
Harry Maguire Blak-blakan: Semua Benci Manchester United!
-
Alejandro Garnacho Ancam Manchester United: Lepas ke Chelsea atau Saya Magabut
-
Statistik Menggila! Inilah Alasan Benjamin Sesko Layak Jadi Mesin Gol Setan Merah
-
Gila-Gilaan! MU Mau Datangkan Duo Bintang Premier League dan PSG Sekaligus
-
Geger di Old Trafford! Suporter Man United Batalkan Demo Besar, Ada Apa?
Terkini
-
Tudor Murka! Bela Mati-Matian Vlahovic dari Ejekan Suporter Juventus
-
Debut Langsung Juara! Luca Chevalier Buktikan Depak Donnarumma Keputusan Tepat
-
Lucas Chevalier, Kiper Bergaya Playmaker yang Antar PSG Juara Piala Super Eropa
-
Inigo Martinez Pilih Uang Besar daripada Treble Bersama Barcelona
-
Alvaro Morata Resmi Gabung Como: Siap Hancurkan Pertahanan Serie A
-
Nilai Transfer Rp875 Miliar, Ramsey Jadi Investasi Besar Newcastle United
-
Luis Enrique: PSG Tidak Pantas Kalahkan Tottenham
-
Napoli Taklukkan Olympiakos, Conte Kirim Sinyal Kesiapan Jelang Serie A
-
Muda dan Berbakat, Giovanni Leoni Jadi Target Transfer Panas Liverpool
-
Mbappe Bersinar, Real Madrid Hajar WSG Tirol 4-0 Tutup Pramusim