Stephanus Aranditio
Unai Emery/Twitter

Bolatimes.com - Liga Inggris akan segera dimulai, 20 tim akan berjuang memperebutkan trofi Liga Inggris edisi ke-130 ini. 20 tim tersebut akan dinahkodai oleh 20 pelatih kepala. 

Tak mudah bagi pelatih yang memulai debutnya di tanah Inggris bisa langsung beradaptasi dengan kerasnya persaingan dan kompetisi yang disebut-sebut paling kompetitif ini.

Nama-nama beken seperti Pep Guardiola (Manchester City), Jose Mourinho (Manchester United), Jurgen Kloop (Liverpool), hingga Mauricio Pochettino dari Tottenham Hotspur diprediksi akan kembali meramaikan persaingan di papan atas.

Baca Juga:
Striker Timnas Indonesia Ini Pindah ke Kasta Kedua Liga Belanda

Dua tim big six lainnya Chelsea FC dan Arsenal memilih untuk mengganti pelatih mereka dengan pelatih baru, uniknya mereka berani mencoba pelatih yang belum pernah sama sekali melatih tim inggris.

Selain Chelsea dan Arsenal, ada dua orang pelatih lagi yang baru akan menjalani debutnya di Liga Inggris musim 2018/2019. 

Berikut ini empat pelatih baru di Liga Inggris 2018/19:

Baca Juga:
Zidane Sebut Real Madrid Tim Pecundang Jika Tak Beli Pemain Ini

1. Maurizio Sarri

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri saat memimpin latihan The Blues (Chelsea FC)

Maurizio Sarri menjadi pengganti Antonio Conte yang dinilai Chelsea gagal membawa The Blues ke posisi terbaik. Perjalanan karier Sarri sebagai pelatih sebenarnya tak terlalu mentereng. 

Sebagai banker yang memutuskan banting setir ke dunia olahraga pada usia 40 tahun, awalnya ia memulai karier di klub Serie C2, AC Sansovino pada 2000. Enam tahun kemudian ia juga pernah menggeser Conte di klub Serie C, Arezzo dan membawanya lolos ke perempat final Copa Italia 2006 sebelum dikalahkan AC Milan.

Baca Juga:
Diisukan ke Real Marid, Pelatih Baru PSG Yakin Cavani Bertahan

Nama Sarri baru bergaung belakangan ini setelah membawa Napoli menjadi pesaing terberat Juventus dan finis sebagai runner-up Serie A dengan hanya selisih empat poin. 

Kini, Sarri meninggalkan tanah Italia dan pergi ke Liga Inggris yang lebih kompetitif, kualitas Sarri benar-benar diuji untuk membawa Chelsea juara Liga Inggris dan Liga Eropa hingga lolos ke Liga Champions musim depannya.

2. Unai Emery

Baca Juga:
Juventus Siapkan Rencana Pulangkan Paul Pogba

Unai Emery/Instagram

Unai Emery dipercaya untuk melatih Arsenal melanjutkan tongkat yang dipegang Arsene Wenger selama 22 tahun dari zaman Highbury hingga Fly Emirates Stadium.

Kepercayaan ini tentu akan menjadi beban tersendiri bagi Emery mengingat pola yang sudah dibangun Wenger selama itu tidak mudah begitu saja berubah. Sepanjang kariernya, Emery pernah melatih klub divisi ketiga Spanyol Lorca Deportiva, Almeria, Valencia, Spartak Moscow, Sevilla hingga terakhir Paris Saint-Germain.

Capaian tertinggi Emery adalah saat bersama Sevilla menjuarai Liga Eropa tiga kali secara beruntun. Bersama PSG, pelatih 46 tahun itu juga berhasil memenangkan dua piala domestik pada musim pertamanya dan treble domestik di musim keduanya termasuk gelar liga di musim 2017. 

3. Slavisa Jokanovic

Pelatih Fulham, Slavisa Jokanovic (twitter.com/Jokanovic)

Slavisa Jokanonic adalah pelatih asal Serbia yang akan membawa tim promosi, Fulham berjuang di Liga Inggris musim depan. Di tangan Jokanovic, Fulham berhasil promosi setelah memenangkan babak play-off Championship musim 2017/2018.

Pelatih yang didatangkan Fulham sejak 2015 itu adalah mantan gelandang Yugoslavia di Piala Dunia 1998 dan Euro 2000, di level klub ia pernah membela Chelsea selama dua musim (2001-2003).

Pelatih yang memulai karier kepelatihan di klub Serbia, Partizan Belgrade sejak 2007 itu pernah membawa Watford promosi ke Liga Inggris pada 2014 namun ia mengundurkan diri sebelum Liga Inggris dimulai.

Usai dari Watford, Jokanovic pergi ke Israel dan membawa tim Maccabi Tel Aviv ke fase grup Liga Champions pertama mereka dalam 11 tahun.

Di musim pertamanya bersama Fulham, ia nyaris membawa The Cottagers -julukan Fulham- promosi ke Liga Inggris andai tidak kalah di semifinal babak play-off Championship.

4. Nuno Espirito Santo

Pelatih Wolves, Nuno Espirito Santo (twitter.com/Wolves)

Pelatih Wolverhampton Wanderes, Nuno Espirito Santo akan berhadapan dengan Brigthon di laga perdananya di Liga Inggris. Nuno adalah mantan pemain Porto saat juara Piala UEFA 2002 dan Liga Champions 2003 bersama Jose Mourinho.

Nuno memulai karier kepelatihannya sebagai pelatih kiper pada 2010, namun ia kemudian menjadi pelatih kepala bersama klub Portugal, Rio Ave hingga lolos ke Liga Eropa untuk pertama kali.

Prestasi Nuno kemudian dilirik Valencia hingga berhasil finis di posisi keempat pada 2014, musim berikutnya ia pindah ke Porto. Pelatih berusia 44 tahun ini baru gabung dengan Wolves pada 31 Mei 2017. Tak butuh waktu lama, Nuno langsung membawa Wolves juara Championship dan promosi ke Premier League.

Dari rentetan prestasi dan kecepatan Nuno dalam beradaptasi bukan tidak mungkin Molves bisa jadi kuda hitam pada Liga Inggris musim 2018/2019 yang akan digelar dua minggu lagi.

Load More