Stephanus Aranditio | Irwan Febri Rialdi
Bernd Leno debut bersama Arsenal. (Sumber: Twitter/@bernd_leno).

Bolatimes.com - Bernd Leno akan memulai musim 2018/2019 dengan perasaan yang campur aduk. Ia resmi menjadi kiper baru Arsenal dan sekaligus akan bersaing dengan idolanya, Petr Cech untuk menjadi pilihan utama.

Leno mengaku memiliki kekaguman tersendiri terhadap kiper asal Ceko tersebut. Pertemuan tujuh tahun silam menjadi awal mulanya.

Saat itu Cech yang masih bermain untuk Chelsea berhadapan dengan Bayer Leverkusen yang dikawal Leno pada fase grup Liga Champions 2011. Saat itu usianya masih 19 tahun.

Baca Juga:
AFF U-16, Timnas Indonesia U-16 Bantai Filipina 8 Gol Tanpa Balas

Selesai laga tersebut, Leno yang masih muda mendapat pujian dari kiper utama The Blues. Seketika itu, kata-kata manis Petr Cech langsung membuai Leno muda.

Bernd Leno saat menghadapi Chelsea. (Sumber: UEFA.com).

"Dia adalah kiper yang saya kagumi ketika masih muda. Saya bisa ingat pertandingan pertama saya di Liga Champions, ketika saya 19 tahun, adalah melawan Petr. Setelah pertandingan, dia bilang saya main bagus," kata Leno kepada Mirror.

Namun, kini Leno satu klub dengan kiper yang pernah ia kagumi. Sama-sama berposisi sebagai penjaga gawang, persaingan dengan Cech dianggap kiper 26 tahun itu sebagai hal yang gila.

Baca Juga:
Pelatih Rusia Dapat Bintang Kehormatan dari Vladimir Putin

"Itu tujuh tahun lalu dan sekarang kami bersama-sama di Arsenal, ini gila," tuturnya menambahkan.

Bernd Leno sendiri baru saja direkrut Arsenal dari Bayer Leverkusen ada musim panas ini. Kabarnya, nilai transfernya mencapai 22 juta euro atau sekitar Rp 335,8 miliar.

Terkait persaingan dengan para kiper Arsenal lainnya seperi David Ospina dan tentunya Peter Cech, Leno cukup optimis. Ia menegaskan akan bekerja keras setiap hari dan belajar dari idolanya, Petr Cech, yang dinilai telah menelan banyak asam garam di dunia sepak bola.

Baca Juga:
Alvaro Morata Resmi Jadi Ayah, Ini Foto Bayinya yang Lucu

Bernd Leno. (sumber: twitter/@Bernd_leno).

"Petr punya karier besar dengan banyak trofi dan dia masih kiper hebat dengan kepribadian luar biasa. Tapi saya harus melihat ke diri sendiri dan memainkan permainan saya, bekerja setiap hari, sangat keras, agar jadi pilihan pertama," kata Leno.

"Saya akan banyak belajar dengan bekerja dengannya setiap hari. Dia punya banyak pengalaman dan memainkan begitu banyak pertandingan. Saya juga punya banyak pengalaman, tapi dia jauh lebih banyak, jadi saya bisa belajar darinya," tutup Leno.

Baca Juga:
10 Gol Terbaik di Piala Dunia 2018, Ada Messi dan Ronaldo

Load More