Syaiful Rachman
Mohamed Salah rayakan golnya ke gawang Watford [AFP]

Bolatimes.com - Menyaksikan aksi Mohamed Salah di pekan ke-31 Liga Inggris, Jose Mourinho (manajer Manchester United) mungkin saja diliputi penyesalan yang cukup dalam. Betapa tidak, pemain asal Mesir yang pernah dibuangnya saat menukangi Chelsea, semakin hari semakin bersinar di Liga Inggris musim ini.

Seperti diketahui, setelah dibuang Chelsea ke Serie A pada tahun 2015, Salah yang tampil impresif bersama AS Roma kembali ke liga termahal di dunia. Adalah manajer Liverpool Jurgen Klopp yang jatuh hati kepada winger berusia 25 tahun itu.

Klopp yang resmi memboyong Salah pada pekan terakhir Juni 2017 tampaknya tidak salah menjatuhkan pilihan. Striker tim nasional Mesir itu kini menjadi salah satu momok menakutkan bagi pemain bertahan dan penjaga gawang di Liga Inggris.

Fans Liverpool yang sempat dilanda frustasi setelah The Reds kehilangan taringnya menyusul kepergian Luis Suarez usai Piala Dunia 2014, kini bisa bernapas lega. Kehadiran Salah kembali membesarkan hati Liverpudlian, julukan fans Liverpool, yang sudah tidak sabar melihat tim kesayangan mereka berjaya tidak hanya di Liga Premier Inggris, tapi juga Eropa.

Bomber tersubur Liverpool dan di Liga Inggris musim ini

Minggu (18/3/2018) dini hari WIB, Salah kembali menggila di Anfield saat timnya menjamu Watford. Dalam laga tersebut Liverpool menang telak dengan lima gol tanpa balas.

Empat dari lima gol kemenangan Liverpool disumbang Salah masing-masing di menit ke-4, 43, 77 dan 85. Tidak hanya itu, Salah juga menjadi aktor penting bagi terjadinya satu gol Liverpool lainnya yang dicetak oleh Roberto Firmino di menit 49.

Dengan tambahan empat gol tersebut, Salah semakin kokoh di puncak daftar top skor sementara Liga Inggris musim ini. Mengoleksi 28 gol, winger asal Mesir unggul empat gol dari bomber Tottenham Hotspur Harry Kane yang saat ini membayangi di tempat kedua.

Quattrick (empat gol) ke gawang Watford juga menggenapkan koleksi Salah bersama The Reds musim ini, yaitu 36 gol dari semua kompetisi. Angka tersebut menjadikannya sebagai pemain pendatang baru Liverpool dengan gol terbanyak di musim pertama, mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang Fernando 'El Nino' Torres dengan 33 gol di musim pertamanya bersama The Reds.

"Mo (Mohamed Salah) sedang dalam jalur yang fantastis, sudah pasti. Seperti selalu di dalam kehidupan, kalau Anda memiliki skill Anda harus memperlihatkannya secara konstan dan konsisten, dan dia sangat bagus. Dia banyak membantu kami," celoteh Klopp seperti dilansir Sky Sports.

Hati Liverpudlian kembali berbunga sepeninggal Luis Suarez

Musim 2013/14 sempat digadang-gadang sebagai awal kembalinya kejayaan Liverpool di Liga Inggris. Pada musim itu, di bawah asuhan Brendan Rodgers Liverpool nyaris menjuarai Liga Inggris. Meski pada akhirnya terpeleset dan harus merelakan trofi liga termahal di dunia kepada Manchester City yang unggul dua poin dari Liverpool di klasemen akhir.

Namun, harapan para pecinta Liverpool untuk melihat tim kesayangan mereka berjaya di musim berikutnya kandas. Di musim 2014/15, prestasi Liverpool kembali merosot. Tanpa Luis Suarez, yang hijrah ke Barcelona di awal musim, Liverpool hanya mampu finis di posisi enam klasemen akhir 2014/15.

Kehilangan Suarez bukan hanya berdampak pada menurunnya ketajaman The Reds, tapi juga berakhirnya rezim Rodgers pada Oktober 2015 dan dimulainya era Jurgen Klopp.

Di bawah asuhan Klopp, kelemahan Liverpool mulai tertutup. Lini per lini dibenahi, termasuk lini depan Liverpool yang musim ini makin menakutkan dengan kehadiran Salah.

Belum satu musim berseragam The Reds, Salah pun sudah menyamai catatan Luis Suarez saat menghadapi Norwich City pada Desember 2013 silam. Yaitu mencetak empat gol dalam satu laga.

"Saya pikir dia dalam jalur itu (menyamai level Messi), saya hari ia kian hari kian mirip Messi. Saya pikir Mo (Mohamed Salah) atau siapapun ingin dibandingkan dengan Lionel Messi, dia adalah salah satu pemain yang melakukan apa yang selama ini dia (Messi) lakukan, yang terasa sudah mencapai 20 tahun. Pemain terakhir yang saya tahu memiliki pengaruh pada performa tim adalah Diego Maradona," Ujar Klopp.

"Para pemain senang bermain bersama dia, dia senang bermain dengan mereka jadi itu bagus. Dia memberi kami empat gol yang bagus. Saya pikir itu cukup menakjubkan dan sebuah penampilan yang lain," tambahnya.

Hingga pekan ke-31, Liverpool saat ini menempati posisi buncit tiga besar. Mengantongi 63 poin, The Reds hanya tertinggal dua poin dari Manchester United yang berada di posisi kedua.

Sedangkan di ajang Liga Champions, setelah sekian lama, Liverpool akhirnya kembali ke babak perempat final usai menyingkirkan FC Porto di babak 16 besar. Di perempat final, Liverpool akan menghadapi rivalnya di klasemen papan atas Liga Inggris, Manchester City. Di laga tersebut, Salah pastinya diharapkan Liverpudlian untuk kembali tampil tajam dan 'menggigit'.

Bomber rendah hati dan selalu ingat Tuhan

"Kami harus menghadapi dan mengatasi kondisi yang sulit kali ini. Tadi ia begitu licin. Semua orang menderita, tapi tidak dengan Mo di dalam situasi itu. Itu benar-benar istimewa," ujar Klopp memuji performa anak asuhnya, Mohamed Salah.

Ya, apa yang diucapkan Klopp memang tidak berlebihan. Salah memang pantas mendapat pujian setelah menyumbang empat gol bagi kemenangan The Reds di pekan ke-31.

Banjir pujian, namun Salah enggan jemawa. Salah tidak ingin mengakui aksi di lapangan sebagai miliknya sendiri, melainkan berkat jasa rekan-rekannya, "Gol yang kami cetak sangat bagus, karena rekan-rekan semua tidak menyerah. Mereka menunjukkan permainan sepak bola gemilang, jadi saya senang dengan performa kami."

Bahkan beredar kabar jika pemain asal Mesir itu meminta maaf kepada penjaga gawang Watford, Orestis Karnezis, karena membuatnya tampak bodoh usai empat kali menjebol gawang lelaki asal Yunani itu.

Selain hebat dan rendah hati, Salah juga dikenal sebagai salah satu pemain yang tidak pernah melupakan Tuhan. Setiap kali mencetak gol atau mengantar tim yang dibelanya memetik kemenangan, pemain kelahiran Basyoun, Mesir, itu punya kebiasaan unik, yaitu bersujud syukur. Dalam Islam, agama yang dianut Salah, sujud syukur adalah tanda terima kasih atas nikmat atau dikabulkannya doa dan harapan seseorang.

Bukan hanya usai menjebol gawang Karnezis berulang kali, sebelumnya Salah juga sering tertangkap kamera bersujud usai mencetak gol. Baik saat berseragam Chelsea, Fiorentina maupun AS Roma.

Load More