Stephanus Aranditio
Pelatih Persija, Stefano Cugurra (Sumber: Persija)

Bolatimes.com - Kecelakaan pesawat kembali terjadi setelah pesawat Lion Air JT 610 dinyatakan jatuh dalam penerbangan Jakarta ke Pangkal Pinang, Senin (29/10/2018). Insiden itu membuat pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra Teco teringat kembali kejadian yang sempat dialaminya saat berada di pesawat.

Setidaknya ada sebanyak 189 penumpang dalam pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh ke perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Pesawat tersebut dinyatakan hilang kontak 13 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta.

Menanggapi kejadian itu , Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra Teco mengaku pernah mengalami kejadian yang mengerikan. Bukan hanya satu kali, pelatih asal Brasil tersebut mengalami  dua kali kejadian yang menegangkan itu.

Baca Juga:
Mantan Miss Universe Thailand Tewas Bersama Bos Leicester City

"Saya sudah pernah dua kali kejadian di pesawat. Satu kali saat mau ke Turki, liburan ke Eropa, tapi saya landing di Turki. Waktu itu ada kebakaran saat landing di pesawat dan saya takut sekali kebetulan saya pergi sendiri, itu yang paling bahaya," kata Teco di Bekasi, Senin (29/10/2018).

Teco menjelaskan saat itu kejadian sangat mengerikan. Para penumpang sudah panik dan tidak sedikit yang pasrah bakal menghadapi kecelakaan dan kematian.

"Saya berpikir sudah mati saat itu orang sudah banyak penumpang yang nangis dan panik," ungkapnya.

Baca Juga:
Yakin McGregor Kalah, Legenda MMA Ini Bertaruh Rumah dan Mobil

"Satu tahun atau dua tahun setelahnya lalu tim dari Brasil Chapecoense dia naik pesawat lama. Saya duga jatuh karena pilot salah hitung soal bahan bakar. Saat ini maskapai itu bangkrut karena harus bayar ganti rugi ke korban," pungkasnya.

 

Berita ini sudah ditayangkan di suara.com

Baca Juga:
Suarez dan Aspas Kompak Cetak Hat-trick Setelah Istri Melahirkan

Load More