bolatimes.com - Pelatih Arema FC, Javier Roca bereaksi ketika melihat tragedi Kanjuruhan secara langsung di TKP. Ia membeberkan kalau ada suporter yang meninggal dalam pelukan pemain.
Hal ini diungkapkan melalui wawancara sebuah radio Spanyol, Cadena Ser usai tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur.
Dalam wawancaranya, ia merasa bersalah dan menyebut dirinya menjadi biang penyebab tragedi Kanjuruhan tersebut.
"Saya merasa hancur secara mental. Beban terlalu berat bahkan tanggung jawab. Hasil memerintahkan dan menentukan apa yang terjadi di akhir. Jika kami imbang, ini tidak akan terjadi," ujar pelatih Arema FC tersebut.
“Kami tidak pernah mengira ini akan terjadi, para pemain memiliki hubungan yang baik dengan para penggemar. Saya pergi ke ruang ganti, dan beberapa pemain tetap berada di lapangan. Ketika saya kembali dari konferensi pers, saya menemukan tragedi dan kasus di dalam stadion. Para pemain lewat dengan korban di tangan mereka," urai Roca.
"Yang paling mengerikan adalah ketika korban masuk untuk dirawat oleh tim dokter [di ruang ganti]. Sekitar dua puluh orang masuk dan empat meninggal. Ada suporter yang meninggal di pelukan pemain," ungkap Roca sambil menangis.
Momen ini cukup membuat Javier Roca terpukul. Ia merasa gagal dan siap menerima konsekuensi terburuk.
"Menyakitkan dan kecewa, tapi tanggung jawab tetap ada pada pelatih. Saya bicara kepada manajemen Arema FC dan siap dipecat," tambahnya.
"Dari dalam hati, saya meminta maaf untuk Aremania dan warga Malang. Tolong jangan serang pemain. Kalau mau mempertanyakan kualitas permainan, itu semua tanggungjawab saya," pungkasnya.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?