Husna Rahmayunita | Arif Budi Setyanto
Timnas Indonesia U-19 bertanding di Korea Selatan. (Instagram/pssi)

Bolatimes.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, melakukan evaluasi yang cukup unik usai anak asuhnya berhasil menang dari Daegu University.

Timnas Indonesia U-19 akhirnya berhasil meraih kemenangan dalam laga uji coba di Korea Selatan. Usai kalah di dua laga uji coba, kini skuad Garuda Nusantara berhasil menang.

Timnas Indonesia U-19 memberikan kejutan ketika menghadapi Daegu University di laga uji coba, Minggu (27/3/2022). Timnas U-19 menang dengan skor 2-1

Baca Juga:
PT LIB Minta Restu Peserta Liga 1 Gelar Laga Persik Kediri vs Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta

Berlaga di DGB Daegu Bank Park Stadium, pertandingan Timnas Indonesia vs Daegu University berlangsung dalam 3x40 menit. Dua gol Garuda Nusantara dicetak Kadek Arel Priyatna dan Ronaldo Kwateh.

Nah, usai pertandingan itu, ternyata Shin Tae-yong tak berpuas diri. Pelatih usia 51 tahun tersebut kemudian memberikan evaluasi.

Shin Tae-yong mengevaluasi terkait jangkauan berlari para penggawa timnas Indonesia U-19. Ia menjelaskan bahwa setidaknya dalam dua menit, para pemain bisa berlari 14 meter untuk mengkover lawan.

Baca Juga:
Profil Bogor LavAni, Tim Voli Milik SBY yang Ukir Sejarah Usai Juara Proliga 2022

Shin Tae-yong saat memimpin latihan Timnas Indonesia U-19 di Korea Selatan. (Dok. PSSI)

Bahkan Shin Tae-yong juga terlihat menandai jidat beberapa pemain Garuda Nusantara. Pelatih asal Korea Selatan itu juga tak segan menoyot jidat pemain.

Tentu aksi Shin Tae-yong ini dilakukan agar para pemain timnas Indonesia U-19 bisa lebih berkembang lebih baik ke depannya.

Tidak hanya itu, eks pelatih timnas Korea Selatan ini juga mengkritik sepatu yang dipakai oleh Ronaldo Kwateh cs. Menurutnya sepatu yang digunakan pemain kebesaran.

Baca Juga:
5 Pelatih Asing yang Pernah Juara Liga Indonesia selain Stefano Cugurra

"Sepatu bola kalian kebesaran kalau dilihat. Kalian cari enak. Sepatu bola kalau sedikit lebih besar dari kaki kalian, mau lari cepat juga tidak bisa," kata Shin Tae-yong dikutip dari kanal YouTube PSSI.

"Kalau kebesaran mungkin enak, tetapi gerak seperti ini tidak enak. Ketika balik badan bisa lebih cepat. Kalau kebesaran ketika balik badan agak susah," tegasnya.

Baca Juga:
Profil Stefano Cugurra, Pelatih yang Bawa Bali United Jadi Raja di Liga 1

Load More