Bolatimes.com - Prilly Latuconsina telah resmi menjadi pemilik Persikota Tangerang. Ada alasan tersendiri di balik keputusan Prilly mengakuisisi klub bola.
Saat mengumumkan dirinya menjadi pemilik klub bola, ia juga mengumbar ambisinya yakni ingin membawa Persikota juara Liga 1.
Reaksi positif pun didapat Prilly Latuconsina atas gebrakannya. Hal itu membuatnya semringah.
"Kalau happy, happy banget. Karena alhamdulillah banyak yang support," kata Prilly Latuconsina di akun YouTube Cumicumi pada Rabu (2/2/2022).
Meskipun menjadi pemilik klub bola bukan pekerjaan mudah, Prilly Latuconsina tidak ambil pusing. Dia punya alasannya sendiri.
"Karena susah belum tentu tidak bisa dilakukan. Semua hal juga susah," ungkap Prilly Latuconsina.
"Ngeproduserin film susah, buka bisnis fashion susah, cuma kan gimana kita mau belajar apa nggak dan berani atau nggak," sambungnya lagi.
Pesinetron Ganteng-ganteng Serigala tersebut hanya mengingatkan kalaucuma mengambil pekerjaan yang sudah dipelajari lebih dulu. Dia tidak asal melakukan itu.
"Sebenernya bukan apa aja aku ambil. Apa yang aku mampu, aku ambil. Ada beberapa bisnis yang nggak berani aku coba. Misal saham atau cypto, aku nggak coba sama sekali, karena belum paham," tuturnya.
"Karena aku kalau bisnis tuh belajar dulu, pahami dulu, biar resikonya nggak terlalu besar," imbuhnya.
Selebihnya, dia berbicara mengenai pencapaian yang berhasil diraih. Mengingat dia sudah dianggap sebagai contoh anak muda yang sukses di umur 25 tahun.
"Pastinya ini bukan perjuangan yang mudah. Dulu syuting sinetron sampe pagi. Dibilang sukses di usia muda yah karena kerjaannya di usia lebih muda lagi. Jadi bukan karena instan karena apa. Aku kerjanya lebih muda dari umur 13 tahun," tandas Prilly Latuconsina.
Namanya pun kini masuk deretan pesohor yang memiliki klub sepak bola menyusul Raffi Ahmad dan Atta Halilintar.
(Suara.com/Sumarni)
Berita Terkait
-
Profil Amir Hamzah, Pemain Klub Liga 3 yang Hijrah ke Timor Leste akibat Kompetisi Mandek
-
5 Klub di Luar Negeri yang Dimiliki Orang Indonesia, Tak Cuma Como 1907
-
Inspiratif, Kisah Pemuda 19 Tahun Manfaatkan Media Sosial untuk Beli Klub Sepak Bola di Inggris
-
4 Maskot Klub Sepak Bola Paling Unik, Ada Simbol Testis
-
Persikota Gagal Promosi ke Liga 2, Prilly Latuconsina Disemangati Menpora
-
7 Logo Klub Sepak Bola Paling Aneh, Ada dari Bangladesh
-
5 Konglomerat Rusia yang Punya Klub Sepak Bola, Tak Ada yang Disanksi seperti Abramovich
-
Duel Panas Lawan Farmel FC, Persikota Dihukum Kalah WO, Dikurangi 3 Poin, Denda Rp10 Juta
-
Dikenalkan sebagai Presiden Persik Kediri, Gading Marten: Semangat Keluargaku
-
Komentar Menohok Bung Towel soal Kontroversi Wasit Farmel FC vs Persikota Tangerang
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025