Bolatimes.com - Timnas Indonesia akan menghadapi Myanmar pada laga uji coba bertajuk FIFA 'A' Matchday pada Rabu (10/10/2018) malam WIB. Menimbang beberapa alasan, skuat Garuda memiliki peluang besar untuk menang.
Pertandingan antara Indonesia versus Myanmar akan dihelat di Stadioan Wibawa Mukti, Cikarang. Selain menjadi laga persahabatan, pertandingan nanti juga akan menjadi persiapan Febri Hariyadi dan kolega menuju Piala AFF 2018.
Myanmar bukan lawan yang mudah. Terlebih pada pertemuan sebelumnya skuat Garuda digulung dengan skor 1-3 pada Maret 2017. Kendati demikian, pasukan Bima Sakti tetap saja berpeluang untuk meraih kemenangan.
Untuk itu, berikut Bolatimes.com menyajikan tiga alasan kuat Timnas Indonesia akan kalahkan Myanmar.
1. Rekor pertemuan
Myanmar boleh saja datang dengan percaya diri mengingat kemenangan 3-1 pada laga sebelumnya. Namun perlu diketahui, saat itu Indonesia belum menunjukkan penampilan terbaik karena baru beradaptasi dengan pelatih Luis Milla.
Terlebih secara rekor pertemuan, kemenangan sebelumnya barulah kemenangan kedua Myanmar dari enam pertemuan terakhir melawan Indonesia. Di mana tiga laga lainnya dimenangkan oleh skuat Garuda dan satu pertandingan sisanya berakhir imbang.
2. Myanmar tanpa tiga pemain andalan
Myanmar datang ke Indonesia tanpa tiga pemain andalan, Zaw Tun Min (bek), Kyi Lin (gelandang), dan Kyaw Ko (striker). Bukan karena meremehkan, tetapi karena mereka tak dipersiapkan untuk Piala AFF 2018.
Kyi Lin dan Kyaw Ko saat ini menderita cedera serius dan Zaw Min Tun tidak dipanggil oleh pelatih Myanmar, Antoine Hey, karena alasan gaya bermain.
Di sisi lain, pelatih Antoine Hey akan memaksimalkan para pemain muda dipadukan dengan para pemain senior layaknya, David Htan, Aung Thu, dan Maung Lwin.
''Kami akan memprioritaskan pemain muda kami di babak ini. Di Piala AFF, seluruh tim akan berusaha mencapai tujuan mereka. Tentang Zaw Min Tun, dia adalah pemain yang bagus tapi kami tidak merasa perlu dengannya sekarang,'' kata Antoine Hey seperti dikutip dari Bongda.
3. Dukungan pemain ke-12
Indonesia selalu terkenal dengan dukungan pemain ke-12 yang fanatik. Kehadiran para suporter nanti pun diprediksi mampu memberi energi lebih bagi anak asuh Bima Sakti.
Faktor pemain ke-12 pun sudah terbukti ketika Indonesia mampu mengalahkan Mauritius dengan skor tipis 1-0 di Stadion Patriot, Bekasi, beberapa waktu lalu.
Apalagi, Myanmar memiliki rekor buruk ketika melakoni laga tandang. Pada dua laga tandang terbaru, The White Angels selalu menelan kekalahan, yakni kalah 0-1 dari Cina dan dibantai 1-5 dari Kirgistan.
Tag
Berita Terkait
-
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Kedatangan Rekan Baru, Eks AC Milan
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Jay Idzes Sah ke Sassuolo, Venezia Singgung Soal Profesionalisme
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Justin Hubner Bongkar Klub Indonesia yang Coba Goda Dirinya: Saya Tolak Lha!
-
Ada Cerita Lain yang Membuat Venezia Relakan Jay Idzes ke Sassuolo
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Mimpi Buruk Timnas Indonesia Bikin PSV Panen Cuan Rp37 Miliar
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus
-
Hari Ayah Paling Manis: Persija Menang Telak, Souza Kirim Ciuman untuk Putrinya
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Kemenangan Perdana Persib: Hodak Senyum, Semen Padang Tertunduk