bolatimes.com - Pernyataan Ketua Umum Edy Rahmayadi yang mengaku siap mundur ketika mengikuti acara Mata Najwa di Trans7, semalam, mendapat tanggapan dari Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S. Dewa Broto. Gatot menyebut sebagai publik figur harus menjaga dan berhati-hati terkait pernyataan yang dilontarkan.
''Ya, Pak Edy (Rahmayadi) kalau berbicara seperti itu, mohon hati-hati. Karena tempo hari beliau bilang mau membubarkan PSSI dan lain sebagainya,'' kata Gatot S. Dewa Broto di Hotel Ambhara, Jakarta, Kamis (27/9/2018).
''Untuk itu saya tak mau berpretensi negatif, semoga (pernyataan mundur dari posisi Ketum PSSI) bukan merupakan ungkapan frustrasi beliau,'' imbuhnya.
Sebagai latar belakang, Edy Rahmayadi mendapat tekanan hebat setelah peristiwa meninggalnya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila (23), saat hendak menyaksikan laga Persija kontra Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan (GBLA), Jawa Barat, Minggu (23/9/2018).
Lelaki yang juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara itu diminta untuk tak merangkap jabatan agar tidak mengganggu kinerja PSSI, sekaligus agar bisa fokus menjalankan tugas sebagai gubernur.
Berita ini sudah dimuat di suara.com
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?