Bolatimes.com - Berikut ini deretan negara yang pernah dilarang induk sepak bola, FIFA, tampil di Piala Dunia karena isu politik yang berkembang.
Bukan lagi rahasia bahwa ada beberapa negara yang pernah dilarang tampil di Piala Dunia karena mendapat hukuman dari FIFA akibat isu politik.
Padahal, FIFA sendiri telah melarang melibatkan intrik politik di dalam sepak bola. Namun slogan ini kerap dianggap sebagai isapan jempol belaka.
Sebab, beberapa individu atau sebuah tim nasional pernah mendapat larangan tampil di Piala Dunia karena intrik politik di negara itu.
Sebagai contoh terbaru adalah Rusia. Negara ini harus berada dalam hukuman FIFA karena pecahnya perang antara negara berjuluk Beruang Merah itu dengan Ukraina di awal tahun ini.
Karena perang tersebut, Timnas Rusia yang sejatinya berkesempatan tampil di Piala Dunia 2022, harus dicoret karena intrik politik tersebut.
Bahkan tak hanya FIFA saja, UEFA selaku induk sepak bola Eropa juga memberikan hukuman kepada klub-klub Rusia dengan larangan tampil di ajang-ajang yang ada di benua biru.
Rusia ternyata bukanlah satu-satunya korban kebijakan FIFA itu. Ada beberapa negara yang juga pernah merasakan hukuman karena isu politik sehingga dilarang tampil di Piala Dunia.
Negara mana saja yang pernah mendapat hukuman itu? Berikut daftarnya.
1. Jerman
Pada gelaran Piala Dunia 1950 lalu, Jerman harus mendapat larangan dari FIFA untuk tampil di ajang empat tahunan ini.
Alasannya saat itu karena Jerman menjadi penyebab utama pecahnya Perang Dunia II, yang membuat Piala Dunia 1942 dan 1946 tak bisa digelar.
Barulah pada Piala Dunia 1954 FIFA mengizinkan Jerman berpartisipasi. Saat kembali berpartisipasi, Jerman atau Jerman Barat berhasil keluar sebagai juara.
2. Myanmar
Rival Timnas Indonesia di Asia Tenggara, Myanmar, juga mendapat larangan FIFA untuk tampil di Piala Dunia, walau sepanjang sejarahnya The Asian Lions tak pernah berpartisipasi di ajang ini.
Larangan dari FIFA ini datang pada Piala Dunia 2002. Saat itu, Myanmar dilarang tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2022 karena menolak bertanding melawan Iran.
Myanmar sendiri menolak bertanding karena perbedaan pandangan politik dengan Iran. Hal ini membuat FIFA geram dan melarang The Asian Lions tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2002 dan 2006.
3. Jepang
Sama seperti Jerman, Jepang juga harus dilarang tampil di Piala Dunia karena FIFA pada Piala Dunia 1950 silam atau pasca Perang Dunia II.
Alasannya pun sama. Jepang dilarang tampil oleh FIFA karena di Perang Dunia II, negeri Sakura menguasai wilayah Asia Timur dengan melakukan penyerangan.
Setelah hukuman dicabut, Jepang harus kesulitan menembus Piala Dunia. Barulah pada 1998, tim Samurai Biru berhasil menembus ajang empat tahunan itu.
Tuan rumah Piala Dunia 2010, Afrika Selatan, pernah dilarang tampil di Piala Dunia dalam jangka waktu yang lama, yakni sejak 1970 hingga 1990.
FIFA melarang Afrika Selatan ambil bagian di Piala Dunia karena politik Apartheid yang diterapkan di negara tersebut.
Bahkan karena politik Apartheid ini, FIFA membuat langkah tegas dengan mencoret Afrika Selatan dari keanggotaan pada 1976.
Berita Terkait
-
10 Fakta Pekan Pembuka BRI Super League 2025: Ancaman Sanksi FIFA hingga Klub Ngutang Gaji
-
Dua Kali Selamat dari Kanker, Ann-Katrin Berger Bawa Jerman ke Semifinal Euro 2025
-
Viral Donald Trump Kegep Ambil Medali Juara Piala Dunia Antarklub 2025
-
Malaysia Klaim Bisa Tembus 100 Besar FIFA, Eh Level ASEAN Keok dari Filipina
-
Ranking FIFA: Malaysia Naik Enam Peringkat, Indonesia Masih Unggul Jauh
-
Insiden Mengerikan di Ring Tinju! Petinju Jepang Hilang Ingatan Usai KO
-
Here We Go! Akui Peran Penting Indonesia, FIFA Bangun Kantor di Jakarta
-
Viral! Presiden FIFA Sentil Donald Trump Soal Tiket Piala Dunia Antarklub 2025 Gak Laku
-
Momen Bersejarah Piala Dunia Antarklub 2025: Kiper Afrika Kena Hukuman 8 Detik
-
Daftar 6 Klub Liga Indonesia yang Kena Hukum FIFA: Ada Tim Mertua Pratama Arhan
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang