Bolatimes.com - Induk sepak bola dunia, FIFA hingga Selasa (17/6) malam WIB merilis daftar klub Liga Indonesia yang terkena registration ban.
Dari daftar registration ban yang dirilis FIFA sore ini, terdapat klub Liga 1 yakni PSIS Semarang, PSM dan Semen Padang.
Lalu ada tiga klub Liga 2 yakni Persiwa Wamena dan Kalteng Putra FC. Terakhir ada klub Sada Sumut FC.
Dari keterangan FIFA disebutkan bahwa klub Persiwa Wamena mulai mendapat hukuman dari FIFA sejak 12 Mei 2022.
Sementara klub Semen Padang jadi klub yang terbaru mendapatkan registration ban dari FIFA yakni pada 9 Juni 2025.
CEO Semen Padang Win Bernardino membenarkan adanya hukuman dari FIFA.
Win menjelaskan sanksi tersebut muncul karena klub belum menyelesaikan kompensasi terhadap salah satu pemain asing.
“Iya, ini terkait penyelesaian kompensasi pemain asing yang kami release di putaran 1 musim kemarin,” ujar Win.
“Memang ada keterlambatan karena proses administrasi di akhir Mei dan awal Juni yang banyak libur,” tambahnya.
Lantas apa itu registration ban?
Registration ban merupakan sanksi yang membuat klub tidak bisa mendaftarkan pemain baru setelah melakukan perekrutan.
Klub tetap bisa mendatangkan pemain anyar, namun karena tidak bisa didaftarkan ke asosiasi nasional maka pemain yang bersangkutan tidak bisa dimainkan.
Registration ban biasanya berlaku selama dua atau tiga kali bursa transfer setelah klub melanggar peraturan transfer atau memiliki utang transfer terhadap klub lain.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
10 Fakta Pekan Pembuka BRI Super League 2025: Ancaman Sanksi FIFA hingga Klub Ngutang Gaji
-
Viral Donald Trump Kegep Ambil Medali Juara Piala Dunia Antarklub 2025
-
Malaysia Klaim Bisa Tembus 100 Besar FIFA, Eh Level ASEAN Keok dari Filipina
-
Ranking FIFA: Malaysia Naik Enam Peringkat, Indonesia Masih Unggul Jauh
-
Here We Go! Pemain yang Pernah Bikin Sewot Shin Tae-yong Direkrut Semen Padang
-
Here We Go! Akui Peran Penting Indonesia, FIFA Bangun Kantor di Jakarta
-
Viral! Presiden FIFA Sentil Donald Trump Soal Tiket Piala Dunia Antarklub 2025 Gak Laku
-
Momen Bersejarah Piala Dunia Antarklub 2025: Kiper Afrika Kena Hukuman 8 Detik
-
Rumah Tangga Pratama Arhan Retak, Azizah Salsha Digosipkan Berselingkuh
-
Profil Fabio Azka Irawan, 'The Next' Pratama Arhan dari Timnas Indonesia U-16
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025