bolatimes.com - Pekan pertama BRI Super League 2025/2026, yang akan bergulir mulai 8 Agustus, menjanjikan sederet momen epik yang siap mengguncang hati penggemar sepak bola Indonesia.
Dengan 18 tim siap bertarung, termasuk tiga tim promosi PSIM Yogyakarta, Bhayangkara FC, dan Persijap Jepara, musim ini diprediksi penuh kejutan.
Berikut 10 fakta unik pekan pembuka BRI Super League 2025/2026:
Laga Pembuka Ikonik: Persebaya vs PSIM
Pekan pertama dibuka dengan duel Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 8 Agustus pukul 19.00 WIB.
Bukan tradisi juara Liga 1 versus Liga 2, melainkan pilihan komersial untuk menggaet suporter fanatik Bajul Ijo dan Laskar Mataram, menjanjikan atmosfer panas.
Rebranding Liga: BRI Super League
Musim ini menandai perubahan nama dari BRI Liga 1 menjadi BRI Super League di bawah manajemen I.League, mencerminkan ambisi memperkuat identitas kompetisi. Nama baru ini diharapkan membawa semangat segar.
Regulasi Pemain Asing: 11 Jatah, 7 Main
PT LIB memperbolehkan klub mendaftarkan 11 pemain asing, dengan sembilan masuk daftar susunan pemain (DSP) dan tujuh boleh bermain secara bersamaan. Ini memicu kontroversi soal peluang pemain lokal.
Larangan Awaydays Berlanjut
FIFA tetap melarang suporter tim tamu hadir di stadion demi keamanan, setelah insiden flare dan kerusuhan musim lalu. Keputusan ini menuai protes, terutama dari suporter Persib dan Persija.
Ancaman Sanksi FIFA untuk PSM dan Semen Padang
PSM Makassar dan Semen Padang terancam tidak bisa mendaftarkan pemain baru di pekan pertama karena larangan registrasi FIFA. I.League optimistis sanksi dicabut dalam 1-2 hari.
Ada Klub Tunggak Gaji Pemain
Ada empat klub anggota Super League 2025/2026 dicatat belum juga melunasi kewajiban membayar gaji pemainnya.
Informasi ini diungkapkan langsung oleh Wakil Ketua Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), Achmad Jufriyanto. Ia mengatakan bahwa total tunggakan dari keempat tim tersebut telah mencapai angka fantastis, yakni Rp4,3 miliar.
Bhayangkara FC di Lampung
Bhayangkara FC, yang promosi kembali ke kasta tertinggi, akan bermarkas di Lampung, menargetkan dukungan suporter lokal untuk mengulang kejayaan juara 2017.
PSIM Yogyakarta Tanpa Homebase
Tim promosi PSIM belum menetapkan stadion kandang resmi. Mereka kemungkinan meminjam Stadion Manahan, Solo, untuk laga awal, menambah drama logistik.
Persija vs Persita: Magnet Jakarta
Duel Persija Jakarta kontra Persita Tangerang di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 10 Agustus pukul 19.00 WIB diprediksi menyedot perhatian Jakmania, menjanjikan tensi tinggi.
Jeda SEA Games 2025
Kompetisi akan terhenti dari 7-19 Desember 2025 untuk mendukung Timnas Indonesia di SEA Games Thailand, memberikan waktu bagi klub memoles strategi.
Kontributor: Adam Ali
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus