Jum'at, 27 Januari 2023
Rauhanda Riyantama : Rabu, 24 Agustus 2022 | 13:00 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Bolatimes.com - Berikut deretan presiden klub terbaik, yang dinilai berkat sumbangsihnya serta kemampuannya membawa klub yang ia pimpin berprestasi.

Jabatan sebagai presiden klub merupakan salah satu jabatan yang penting dalam sepak bola, terutama bagi-bagi klub yang bersifat khusus, seperti klub dengan kepemilikan Socios.

Secara istilah, presiden klub berbeda dengan pemilik klub. Pemilik adalah penguasa klub tersebut, sedangkan presiden bertindak untuk mengoperasikan klub.

Tak jarang pula pemilik juga bertindak sebagai presiden, seperti halnya di sepak bola Inggris. Namun di belahan dunia lainnya, klub-klub biasanya dipimpin oleh seorang presiden.

Sebut saja di Spanyol. Biasanya, tiap klub dipimpin oleh seorang presiden karena sistem kepemilikan klub tersebut bersifat Socios atau kepemilikan bersama.

Nantinya, presiden klub akan dipilih oleh anggota Socios dalam suatu pemilihan. Sebagai contoh ada Barcelona yang belum lama ini berganti presiden dari Josep Maria Bartomeu ke Joan Laporta.

Lalu ada pula di Jerman, yang menerapkan aturan 50+1, di mana pemilik klub hanya bisa memiliki 49 persen saham, sedangkan sisanya dimiliki penggemar.

Alhasil di sepak bola Jerman pun mengenal adanya presiden klub, yang ditunjuk oleh pemegang saham mayoritas klub (penggemar), untuk mengontrol klub ketimbang pemiliknya.

Banyaknya presiden klub yang ada di sepak bola ini pun membuat banyak pihak bertanya-tanya, kira-kira siapa saja presiden klub dengan predikat sebagai yang terbaik?

Berikut 3 presiden klub terbaik yang berhasil membawa tim yang dipimpinnya berprestasi.

1. Florentino Perez (Real Madrid)

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, di Wanda Metropolitano Stadium pada 8 Mei 2022. (Gabriel Bouys/AFP)

Berbicara soal presiden klub tentu tak lepas dari sosok Florentino Perez. Ia merupakan presiden klub raksasa Liga Spanyol, Real Madrid.

Florentino Perez merupakan pengusaha dan mantan politisi. Tercatat, ia sudah dua kali terpilih sebagai presiden klub berjuluk Los Blancos itu.

Dalam dua periode kepemimpinannya, Florentino Perez menghadirkan beberapa program menarik. Salah satunya adalah Los Galacticos, di mana ia mendatangkan banyak pemain bintang ke Real Madrid.

Selama kepemimpinannya, Real Madrid mendapat kesuksesan besar secara prestasi. Selain itu, ia juga mampu membuat Los Blancos sebagai klub yang stabil secara keuangan.

2. Franz Beckenbauer (Bayern Munich)

Franz Beckenbauer saat menjabat sebagai presiden Bayern Munich. (AFP)

Nama Franz Beckenbauer tak hanya abadi sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa, melainkan juga salah satu presiden klub terbaik di dunia.

Pria berjuluk Der Kaiser ini terpilih sebagai presiden Bayern Munich pada tahun 1994. Tercatat, ia memegang jabatan itu hingga 2009.

Selama periode kepemimpinannya itu, Bayern Munich dikenal sebagai tim bertabur bintang, berkat aksinya mendatangkan banyak pemain bintang. Maka tak heran, klub ini juga dijuluki FC Hollywood.

Selain itu, Beckenbauer mampu membawa Bayern Munich menuai prestasi. Tak hanya di kancah domestik saja, melainkan juga kontinental.

3. Andrea Agnelli (Juventus)

Presiden Juventus Andrea Agnelli saat menghadiri Derby della Mole melawan Torino dalam Liga Italia di Stadion Olimpico Grande, Turin, Italia, pada 2 November 2019. (ANTARA/REUTERS/Massimo Pinca)

Juventus sempat mengalami kemerosotan kala terkena skandal Calciopoli. Beruntung setelahnya Bianconeri mampu lepas dari masalah tersebut dan kembali menjadi salah satu klub besar Italia.

Kiprah Juventus hingga kembali menjadi klub besar Italia tak lepas dari peran Andrea Agnelli yang ditunjuk sebagai presiden pada 2010.

Di tangannya, Juventus memiliki keuangan yang stabil, sehingga bisa mendatangkan pemain-pemain bintang ke Turin.

Ia pun berhasil mengembalikan Juventus sebagai salah satu penguasa sepak bola Italia, usai Bianconeri menjuarai kancah domestik di dekade 2010 an.

Kontributor: Felix Indrajaya

BACA SELANJUTNYA

Kisah di Balik Pengurangan 15 Poin Juventus, Posisi di Klasemen pun Anjlok