Bolatimes.com - Di Indonesia laga terjauh yang dijalani satu klub bisa terjadi dalam duel Persiraja Banda Aceh melawan Persipura Jayapura dengan jarak perjalanan 6.872 km sekali jalan.
Akan tetapi jarak tersebut belum seberapa dengan salah satu klub Divisi II Liga Rusia yang harus menempuh jarak 10.261 km sekali jalan untuk bertanding.
Rusia memang dapat dikatakan sama seperti Indonesia, negara besar dan bahkan lebih besar dari Nusantara dengan status terbesar di dunia.
Dengan luasan wilayah yang terbentang dari Eropa ke Asia, luasan yang lebih dari 17.125.191 km persegi, seperdelapan luas daratan di bumi.
Saking luasnya, Rusia memiliki 11 zona waktu dan memiliki batas dengan 16 negara berdaulat pada dua benua besar, tentu tak mudah untuk mengurusnya.
Begitu pula dengan Asosiasi Sepak Bola Rusia (RFU), bukan perkara mudah dalam membuat kompetisi sepak bola profesional dan berkualitas.
Masalah transportasi juga menjadi kendala, hal itu juga yang membuat RFU pusing dan membagi kompetisi menjadi beberapa divisi.
Sejak musim 2013-2014 hingga 2019-2020 memiliki hal unik di Divisi II dan tidak dimiliki Liga Primer Rusia, dua tim dengan wilayah terjauh yakni Baltika Kaliningrad dan Luch Vladivostok.
Dua klub ini jika akan saling berhadapan membutuhkan lebih dari 20 ribu km perjalanan pergi-pulang, sekaligus menjadi perjalanan dalam kompetisi sepak bola terpanjang di dunia.
Di Liga Inggris jarak terpanjang pernah ditempuh Swansea City sejauh 1.132 km untuk bisa mencapai markas Newcastle United dan di Eropa ada FC Porto ke markas Shaktar Donetsk dengan 9.300 km.
Kini Luch tak perlu pergi jauh ke Kaliningrad usai turun ke Divisi II, sementara Baltika masih harus menempu perjalanan jauh ke Khabarovsk untuk berhadapan dengan SKA-Khabarovsk.
Khabarovsk berada di perbatasan provinsi dengan Vladivostok, dengan jarak sekitar 800 km, sementara Khabarovsk ke Kaliningrad butuh 123 jam perjalanan memakai mobil.
Dengan jarak 9.510 km, tempat itu bisa ditempuh dengan waktu 7 hari 4 jam menggunakan kereta api.
Tag
Berita Terkait
-
Resmi! Presiden Persiraja Dek Gam Laporkan Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga ke Polisi, Begini Responnya
-
PSIS Semarang Pinjamkan Bek Timnas Indonesia Keturunan Jerman ke Persipura Jayapura
-
Profil Budiarjo Thalib, Pelatih Persiraja yang Mundur usai Bantai Klub Liga Malaysia 4-0
-
4 Mantan Bintang Timnas Indonesia yang Perkuat Persipura di Liga 2 2023/24, Ada Eks Kebanggaan Shin Tae-yong
-
Segera Digelar, Berikut Daftar Tim yang Main di Liga 2 2023/2024
-
Masalah Klasik, Sembilan Klub Masih Tunggak Gaji Pemain Jelang Bergulirnya Liga 2 2023/2024
-
Segera Digelar, Berikut Daftar Pembagian Grup Liga 2 2023/2024
-
Persipura Jayapura Terancam Mundur dari Liga 2, Ini Sebabnya
-
Profil Akhirul Waddan, Eks Pemain Persiraja yang Cedera Patah Kaki saat Tarkam
-
Profil Yan Mandenas, Manajer Persipura yang Blak-blakan Sebut Ada Isu Suap Klub Liga 2
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang