Bolatimes.com - Eks pemain Ajax Amsterdam, Quincy Promes dalam pusaran dugaan bisnis kartel narkoba dan pencucian uang termasuk berpartisipasi dalam organisasi kriminal.
Dugaan kasus Quincy Promes terlibat dalam bisnis narkoba dan pencucian itu merupakan hasil pengembangan dari kasus penusukan yang terjadi pada Juli 2020 lalu.
Pihak Kepolisian Belanda ternyata melakukan penyadapan terhadap ponsel milik Quincy Promes, yang mengarah ke transak-transaksi mencurigakan bersama keluarganya.
Dilansir dari De Telegraaf, Promes dengan kerabatnya yang tengah mendekam di penjara Zaanstard, Belanda, rutin berkomunikasi via telepon setiap pekannya.
Kerabat Promes masuk ke penjara usai ditangkap karena perdagangan narkoba dan pencucian uang, De Telegraaf menyebut keluarga sang pemain ingin ikut dalam bisnis tersebut.
Yakni dengan menginvestasikan uang untuk sejumlah obat-obatan terlarang, dugaan ini kemudian mengarah pada penemuan 4 ton narkoba oleh Kepolisian Belgia di Antwerpen pada April 2020 lalu.
Dalam penemuan itu beberapa ekstraktor ditangkap dan diketahui kebanyakan dari mereka dari Amsterdam, Belanda.
Sementara nilai obat-obatan tersebut diduga mencapai angka 120 juta euro atau sekitar Rp1,89 triliun dan bisa dipasarkan dengan harga yang lebih tinggi.
Promes sebelumnya melakukan tindak kriminal dengan menikam salah satu anggota keluarganya sendiri, yakni sepupunya tepat di lutut.
Kejadian itu dilakukan Promes saat keluar besarnya berkumpul dan berpesta di Abcoude, salah satu kota di Provinsi Utrecht, Belanda.
Baca Juga
Buntut insiden tersebut, Jaksa Belanda mendakwa Promes dengan percobaan pembunuhan dan penyerangan, meskipun pengacara korban meminta tuntutan yang lebih berat.
Dakwaan Jaksa Belanda kemudian diterima pengacara Promes, dan sang pemain akan kembali menjalani persidangan yang rencananya digelar pada 31 Maret 2022 mendatang.
Sementara itu, Quincy Promes saat ini berseragam Spartak Moskwa. Pemain 30 tahun itu hijrah ke Liga Rusia pada Februari 2021 setelah membela Ajax Amsterdam.
(Kontributor: Eko Isdiyanto)
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Euro 2024, Cek Tayangan Live Streaming Gratis, Gratis Nonton di RCTI
-
Pemain Ajax Amsterdam Berdarah Maluku Kagum dengan Sepak bola Indonesia: Suporternya Keren, di Belanda Banyak Protes
-
Profil Neraysho Kasanwirjo, Bek Liga Austria yang Namanya Jawa Banget, Usianya Baru 21 Tahun
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Dipanggil Timnas Belanda, Tertutup Bela Skuad Garuda?
-
3 Alasan yang Buat PSSI Perlu Menaturalisasi Jordy Wehrmann, Pernah Jadi Kapten Timnas Belanda U-17
-
5 Klub Top Eropa yang Terancam Gagal Tampil di Liga Champions Musim Depan
-
Pemain Keturunan Indonesia Dapat Panggilan Bela Timnas Belanda, PSSI Kehilangan 1 Aset Lagi
-
Profil Tijjani Reijnders, Pemain Keturunan Indonesia yang Dipanggil Bela Belanda di Semifinal UEFA Nations League
-
Simon Tahamata, Legenda Timnas Belanda Berdarah Indonesia yang Jadi Pelatih Akademi Ajax
-
Main Penuh, Justin Hubner Bentu Timnas Belanda U-20 Menang 2-1 atas Prancis
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang