Bolatimes.com - Momen horor dialami striker ES Tunis, Hamdou Elhouni di ajang Liga Champions Afrika melawan Al-Ittihad, nyaris jadi korban percobaan pembunuhan.
Aksi sangat tidak terpuji dilakukan kiper Al-Ittihan kepada striker ES Tunis di ajang Liga Champions Afrika. Tekel brutal menyasar leher dan kepala pemain ES Tunis, Hamdou Elhouni dari seorang Muad Allafi selaku kiper Al-Ittihad.
Bermaksud menghalau bola yang melaju ke arah gawangnya, kaki panjang Muad Allafi malah menekel leher dan kepala Hamdou Elhouni.
Hamdou yang mencoba mengejar bola hasil umpan panjang rekan setimnya berbalik menjadi sepatu terbang yang menghajar wajahnya secara brutal.
Muad Allafi yang merupakan kiper timnas Libya berusia 21 tahun ini langsung diganjar kartu merah, meskipun sempat melayangkan protes.
Sementara Elhouni tergeletak di tengah lapangan, sebelum beberapa menit berselang pria berusia 27 tahun itu mendapat perawatan dari tim medis.
Lewat sebuah tulisan yang diunggah pada akun resmi Twitter, ES Tunis menyebut satu pemainnya menjadi korban percobaan pembunuhan.
"Video percobaan pembunuhan Hamdou Elhouni menyebar ke seluruh dunia. Sayang sekali, itu memberikan citra buruk di sepak bola Afrika," tulis ES Tunis.
"Hamdou Elhouni secara ajaib baik-baik saja. Syukurlah cedera Hamdou Elhouni tidak serius," imbuh mereka.
Dalam sebuah foto yang beredar di media sosial, terlihat bagaimana kondisi leher Elhouni usah sepatu bola mendarat keras di atasnya.
Memar berwarna merah, beruntung bagi Elhouni karena kejadian mengerikan itu tidak merenggut nyawa pemain asal Tunisia ini.
Setelah sempat protes ke wasit atas kartu merah yang diterimanya, Elhouni lewat mengunggah permintaan maaf pada akun Instagram pribadi.
Dengan membawa-bawa nama Tuhan, Muad Allafi mengaku tidak bermaksud untuk melukai Hamdou yang disebut sebagai temannya.
"Saya bersumpah demi Tuhan bahwa saya tidak bermaksud untuk melukai teman saya Hamdou Elhouni," bunyi pernyataan Muad Allafi.
"Tembakan terjadi dalam hitungan detik, niat saya adalah untuk melepaskan bola, saya menyampaikan permintaan maaf saya kepada teman saya Hamdo dan semua penggemar," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Karim Benzema Dituding Kabur Tinggalkan Al Ittihad, Pelatih: Sudah Kehilangan Hasrat
-
Top Scorer Arab Club Champions Cup 2023: Cristiano Ronaldo Berpeluang Lewati Karim Benzema
-
Sebelum Era Cristiano Ronaldo, Berikut Deretan Pemain Bintang di 4 Klub Top Liga Arab Saudi
-
Liverpool Resmi Ditinggal Fabinho, Hengkang ke Liga Arab Saudi
-
Klub Arab Saudi Al Ettifaq Berhasil Gaet Kapten Liverpool, bakal Dilatih oleh Steven Gerrard
-
N'Golo Kante Resmi Hijrah ke Liga Arab Saudi, Susul Karim Benzema
-
Perbandingan Gaji Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo di Arab Saudi, Siapa Lebih Tinggi?
-
Karim Benzema Digaji Al Ittihad Rp3,1 Triliun, Gaji Per Menit Masih Melebihi UMR Bekasi
-
RESMI: Karim Benzema Gabung Al Ittihad, Assalamualaikum Liga Arab Saudi
-
Liga Arab Saudi Makin Ganas, 6 Pesepak Bola Top Dunia Ini akan Datang Musim Depan
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang